Peliput: Amirul
BATAUGA, BP – Pemerintah Buton Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Busel, membuka akses jalan lingkar Bandar Batauga untuk memacu pengoperasian Pasar Rakyat Bandar Batauga yang beberapa tahun belakangan dibiarkan mangkrak.
Pasar itu dibangun tahun 2015 dengan menghabiskan dana APBN yang mencapai Rp 5 Miliar, hingga sejumlah LSM melakukan protes bahwa bangunan pasar ini tidak memiliki manfaat. Kini tanda-tanda bakal difungsikan Pasar Bandar Batauga sebagaimana mestinya untuk memutar roda ekonomi masyarakat mulai terlihat dengan dibukanya jalan lingkar Bandar Batauga.
Progres pembukaan akses ruas jalan menuju lokasi pasar dengan bangunan modern itu, sudah mulai dilaksanakan sejak Senin (17/07) lalu.
Seperti direncanakan sejak awal, pasar dengan bangunan modern itu bakal menjadi pasar tingkat kabupaten. Tak jauh dari pasar yang terdapat lahan bekas penambangan pasir, bakal dibangun terminal kabupaten.
Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Busel Iwan Mulyawan menyatakan, pembangunan jalan poros menuju pasar itu dianggarkan sebesar Rp 2,8 miliar yang bersumber dari DAK tahun 2017, dengan panjang jalan kurang lebih 847 meter dan lebar 5 meter.
“Kenapa anggaranya besar, karena ada yang mau dibuatkan talud karena di situ ada lubang galian eks penambangan pasir,” ujarnya.
Direncanakan tahun 2018 mendatang, ruas jalan tersebut akan tembus hingga didepan SMPN 1 Batauga atau jalur bawah hingga kearah Pasar Bandar Batauga. Hal ini dimaksudkan untuk mengurai kemacetan, jika ada kegiatan di Lapangan Lakakarada Batauga.
“Direncanakn berfungsi sebagai jalur pemecah kemacetan, jika ada kegiatan di Lapangan Lakarada” tukasnya.(*)

