Peliput: Amirul – Editor: La Ode Adrian
BATAUGA, BP – Serapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Buton Selatan telah mencapai kurang lebih 80 persen hingga Juni lalu, hal itu dikatakan Kepala Disdik Busel Safilin, saat ditemui usai mengikuti rapat dengan sejumlah kepala sekolah beberapa waktu lalu.
Dijelaskan, total DAK Disdik Busel sebesar Rp 1,7 miliar yang diperuntukan untuk pembanguan fisik, dan pengadaan buku. “Sesuai amanah Menteri Keuangan, pelaporan DAK itu per 21 Juni dan daya serap itu minimal 75 persen. Dinas Pendidikan sudah keluar dari zona itu , karena data di Disdik hampir 80 persen,” tutur Safilin.
Dalam pertemuan dengan sejumlah kepala sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP, Safilin mempertegas bagi kepala sekolah yang progresnya belum mencapai kemajuan yang siginifikan agar secepanya diselesaikan, begitu pula dari konsultan.
“Kalau bisa laporannya sudah bisa mengajukan termen kedua, agar secepatnya terealisasi anggaran kita, sehingga serapan akan lebih tinggi,” jelasnya.
Dilanjutkan, DAK fisik dialokasi untuk pembangunan laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), rehabilitasi sekolah dan penambahan ruang kelas baru. Kata Safilin, untuk target DAK tahun 2018 sudah berbeda aturan main dengan tahun 2017. Dalam artian sistemnya telah menggunakan e-planning.
“Dan untuk di Dinas Pendidikan usulan DAK 2018 sudah masuk di Bank Data (Banda) Nasional, nominal yang diusulkan kurang lebih Rp 45 miliar,” ungkapnya.
Ditambahkan, saat ini pihaknya tinggal melakukan verifikasi dipusat, usualan program apa saja yang akan teralisasi. Proses itu akan terus ditindaklanjuti.
“Saya juga akan tidak lanjuti usulan itu di Jakarta, misalnya dari kurang lebih Rp 45 miliar itu berapa dialokasikan kedepan, jadi kita menunggu,” tukasnya.(*)

