Site icon BAUBAUPOST.COM

Unidayan Bakal Tambah Dua Dosen Bergelar Doktor

Peliput: Arianto W

BAUBAU, BP – Universitas Dayanu Ikhsanudin (Unidayan) akan menambah dua tenaga pengajar berfelar doktor pada tahun ini.

Rektor Unidayan Baubau, Ir H LM Sjamsul Qamar MT saat dikonfirmasi Baubau Post, Senin (07/08) mengatakan, Unidayan Baubau yang memiliki 10 Dosen lulusan S3 (Dr), pada tahun ini akan dilakukan penambahan dua tenaga pengajar bergelar doktor yaitu dosen Sospol dan FKM.

“Kita di Unidayan Baubau, meiliki 10 dosen dengan gelar S3 (Doktor), dan tahun ini ada dua orang dosen yang akan lulus S3 untuk ketegori Doktor (Dr), yaitu dari Sospol, dan diperkirahkan akan ada lagi lulusan S3 dari FKM,” jelasnya.

Dikatakannya, persyaratan yang harus dijalani dosen yakni harus melalui beberapa seleksi yakni umur, pangkat dan bakat yang dimiliki. Selain itu, jumlah maksimal dosen yang tercatat sedang mengikuti pelatihan pengangkatan sekitar 15 orang dan tersebar dibeberapa daerah. Salah satunya merupakan Dosen Teknik Informatika yang melaksanakan pelatihan diluar Negeri.

Lanjut Sjamsul, rata-rata minimal waktu yang harus ditempuh untuk memperoleh gelar Doktor yaitu sekitar tiga sampai empat tahun. Selain mendapat bantuan beasiswa dari Pemerintah Pusat, pihak kampus juga membiayai para calon Doktor yang sedang menjalani pendidikan diluar daerah, dengan gaji.

“Cukup lama juga sih waktu yang harus dilalui, minimal tiga atau empat tahun untuk bisa memperoleh gelar Doktor, namun kita biayai, artinya gaji setiap bulannya itu jalan terus,” lanjutnya.

Menurut Sjamsul, Pendidikan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian yang dijalankan mahasiswa masih belum terlaksana dengan baik. Untuk itu, melalui peningkatan gelar tersebut, diharapkan agar kedepannya mahasiswa bertanggung jawab untuk menyeimbangkan prosedur pelaksanaan yang sebelumnya terbengkala, guna mengembangkan ilmu pengetahuan yang dimiliki.

“Kita harapkan agar mahasiswa mampu mengembangkan ilmu pengetahuan yang dimiliki dengan menyeimbangkan Pendidikan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian sebagai sala satu tugas perguruan tinggi,” tutupnya (#)

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version