Peliput: Iman Supa
RAHA, BP – Polres Muna membangun rumah edukasi tentang narkoba sebagai langka dalam menyelematkan para generasi terutama kaum pelajar, dalam memberikan pencegahan lebih dini, terkhusus masyarakat Muna, Muna Barat (Mubar) dan Buton Utara (Butur).
Rumah edukasi yang terletak didalam lingkungan Polres Muna, memaparkan berbagai gambar beberapa jenis narkoba, dampak hingga hukuman dalam mengonsumsi. Dalan rumah edukasi, terdapat patung manusia yang bagian tubuh telah rusak akibat mengonsumsi narkoba, jeruji besi yang memberikan hukuman bagi pemakai dan pengedar maupun petih mayat sebagai jalur akhir (meningkatkan dunia).
Kapolres Muna, AKBP ARP Sinaga saat ditemui dalam peresmian rumah edukasi narkoba beberapa waktu lalu mengatakan, adanya hal tersebut untuk mengurangi angka akibat mengonsumsi barang haram narkoba, yang menimbulkan kerusakan pada hati, jantung, saraf hingga terakhir kematian. Sehingga Polres berinisiatif membangun rumah edukasi.
“Berbagai gambar hingga patung sebagai visualisasi, dengan tujuan memberikan pemahaman pada masyarakat, terutama kaum pelajar akibat penggunaan narkoba,” jelasnya.
Dengan membangun komunikasi ke pihak sekolah, diharapkan pelajar dapat mengunjungi rumah edukasi yang memberikan berbagai gambar bagaimana seseorang bisa mencegah hingga jalur melakukan rehabilitasi.
“Nanti ada konseling yang memberikan penjelasan berbagai isi dalam rumah edukasi, sehingga peserta yang mengunjungi dapat diberikan daya tolak untuk penyalahgunaan narkoba,” tuturnya.
Kabupaten Muna memiliki penduduk 211.622 jiwa, Mubar 77.084 jiwa dan Butur menjadi jumlah masyarakat terendah di bandingkan ke dua kabupaten tersebut, dengan total 69.799 jiwa. Akumulasi jumlah penduduk dari tiga kabupaten tersebut sebanyak 358.585 jiwa.
“Dari prevalensi orang yang menggunakan narkoba ini sebanyak dua persen atau sebanyak 7016 orang, dari total keseluruhan masyarakat. Dari tiga Kabupaten, Muna masih mendominasi pengguna narkoba,” tutupnya.(*)
