Terkait Pemalsuan Data Satu Anggota DPRD Muna Resmi Ditahan Jaksa

Peliput:Iman Supa Editor : Hasrin Ilmi
Raha, BP- Setelah resmi dinyatakan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Muna, salah satu anggota DPRD Muna, Darmin resmi ditahan oleh Jaksa. Legislator Partai Gerindra ini ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan pemalsuan data.

Darmin selaku Direktur CV JIS Elektrik Muna, karena keterangan palsu pada sertifikat layak operasi instalasi listrik di Desa Waturempe yang sebelumnya proyek pemasangan listrik dikerjakan oleh CV. Aulia Pertiwi kasus yang bergulir sejak bulan Februari tahun 2014.

Kejari Muna, Badrut Tamam, SH Melalui Kasi Pidum Yosep Ari Sepdiandoko,SH yang ditemui diruangannya usai memeriksa tersangka Damrin Rabu (19/10) mengatakan, anggota DPRD Muna yang masih aktif Darmin ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pemalsuan data Pemberian keterangan palsu pada data otentik semacam sertifikat yang dikeluarkan oleh pihak konsuil tetapi diduga dalam keterangan sertifikat merupakan keterangan yang tidak benar yang diajukan oleh tersangka.

Anggota DPRD Muna, Darmin Saat Menaiki Mobil Tahanan Kejaksaan.
Anggota DPRD Muna, Darmin Saat Menaiki Mobil Tahanan Kejaksaan.

“Pemberi keterangan palsu, Darmin mengklaim menggunakan perusahaan sendiri, CV. Elektrik sebelumnya ada perusahaan instalansi listrik dirumah penduduk seiring berjalannya waktu justru tersangka seolah-olah mengklaim yang mengerjakan proyek tersebut padahal sebelumnya telah dikerjakan oleh CV. Aulia pratiwi”ungkap Jaksa Ari.

Menurutnya Dalam perkara ini memenuhi intruksi dari kejaksaan agung yang memerintahkan satuan kerja untuk turun sidang terhadap perkara yang telah dalami.

“Terdakwa Darmin bin La Ria, dalam perkara yang disangkakan pada pasal 226, ayat 1 dan ayat 2 KUHP dengan anjaman penjara maksimal 7 tahun.Dalam perkara ini Kejari turun langsung sebagai Jaksa Penuntut Umun (JPU) ditambah Kasi Intel, La Ode Abdul Sofyan SH, kasi Pidum, Yosep. Ari Sepdiandoko.SH serta Jaksa Febi R. Purwanto.Terdakwa Darmin sebagai anggota DPRD aktif perkara akan menarik untuk diketahui oleh masyarakat”terangnya.

Dalam perkara ini melakukan penahanan dengan pertimbangan objektif sesuai dengan pasal yang dituduhkan sedangkan Secara syarat subjektif jpu memiliki kwatiran terhadap tersangka jangan sampai menghilangkan barang bukti maupun melarikan diri. Sedangkan, terkait barang bukti yang diamankan berupa materi dokumen namun semua nanti dipersidangan.

“Tersangka Darmin langsung ditahan sesuai kewenangan JPU jangan sampai Merusak barang bukti dan melarikan diri. langkah ini dilakukan untuk mempercepatan kasus yang didalami”tegasnya.

Pantauan Wartawan Baubau Post, Darmin yang menenuhi panggilan kejaksaan Negeri Muna datang bersama sopirnya mengendarai mobil pribadinya pukul 10.00 wita. Sebelum melakukan pemeriksaan oleh pihak kejaksaan Darmin berbincang dengan beberapa wartawan mengatakan dalam kasus yang dialami masyarakat sendiri meminta untuk dipasangkan instalasi listrik. Namun di pukul 14.00 wita setelah diperiksa mulai dari ruangan kasi pidum, Ruangan Jaksa Febi R Purwanto yang didampingi oleh pengacaranya Bajuruju SH. Setelah itu Darmin dibawah di Mobil Tahanan kejaksaan sembari mengatakan “Di tahan belum tentu salah, Apa yang dituduhkan memalsukan data itu tidak benar. Mungkin diluar yang salah”ungkapnya (*)

Pin It on Pinterest