Kepala BAPPEDA Enggan Komentar Banyak

– Buteng Gencar Pembangunan

Peliput: Anton

LABUNGKARI, BP – Terkait pelaksanaan pembangunan yang sedang berjalan di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) seperti pembangunan dermaga dan perbaikan jalan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Buton Tengah Drs Asraruddin MSi enggan berkomentar banyak.

Dikatakannya, pelaksanaan pembangunan tersebut bukanlah gawean atau kewenangan BAPPEDA Kabupaten Buteng, mengingat kapasitas serta Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) BAPPEDA hanya sebagai perencana, dimana yang lebih berhak untuk menyampaikan pelaksanaan pekerjaan tersebut adalah gawean Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

“Saya selalu menjaga harmonisasi antar SKPD, ketika berbicara tentang perencanaan maka disitu saya masuk, ketika sudah bicara pelaksanaan maka saya tidak boleh masuk disitu, jadi BAPPEDA itu merencanakan, kemudian hasil perencanaan itu didorong ke SKPD silahkan laksanakan,” ucap Asraruddin, Rabu (19/10).

Diluar dari pada itu, Asraruddin mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya kerap menjalin komunikasi dengan SKPD lingkup Kabupaten Buteng terkait permintaan Rencana Kerja (Renja) oleh BAPPEDA, dan harus selalu mempresentasikan tiap Renja yang dirancang tiap-tiap SKPD.

“Kalau sekarang dari SKPD kita minta Renja nya, jadi SKPD itu sedang membuat renja yang sesuai dengan tupoksi mereka, sampai dengan hari ini karena masih saya kepala BAPPEDA, maka nanti polanya saya akan rubah sedikit untuk menukik kepada perencanaan itu bagaimana dia memang berdasarkan kebutuhan masyarakat, maksudnya seperti ini, tidak dilepas itu SKPD ingin menambah anggarannya, tetapi persentase dong kepada kita, supaya kita bisa yakin, bahwa oh ternyata kebutuhab masyarakat yang dijawab oleh SKPD ini sudah seperti ini, jadi bisa saja dia turun, bisa saja dia sama, bahkan bisa saja dia naik dari apa yang sedang berjalan,” ungkapnya.

Melihat berbagai potensi dan kebutuhan masyarakat secara umum, Asraruddin juga berniat untuk merehab program perencanaan yang akan disusun kedepan agar lebih efektif dan efisien, dengan benar-benar memperhatikan sesuatu yang menjadi kebutuhan utama masyrakat.

“Saya berniat untuk perencanaan 2017 akan diperbaiki, kebetulan masih saya kepala BAPPEDA disini, saya tidak tahu kalau kedepan nanti siapa, tapi kalu masih saya kepala BAPPEDA maka saya akan melihat, membaca kebutuhan sebenarnya apa, karena berbeda itu kebutuhan dengan keinginan, dan itu berbahaya kalau kita tidak sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” jabarnya.

“Di daerah baru ini harus kita letakkan betul-betul, perencanaan itu dia mengakar dari bawah, sehingga nanti kalau fondasinya sudah bagus maka siapapun sebagai pelanjutnya itu sudah bisa berjalan dengan baik, tapi jangan coba-coba letak fondasinya ini kita sudah mulai main-main, itu nda boleh, saya pertaruhkan reputasi saya bahwa fondasinya kita letakkan dengan baik, kalau pelanjut kita silahkan dia lanjutkan agar jangan ada masalah,” pungkasnya.(#)

Pin It on Pinterest