Terkait Rekomendasi Panwaslu Ketua Panwaslu dan Anggotanya Harusnya Diberi Sanksi

 

Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun menyayangkan, Panwaslu mengeluarkan rekomendasi yang menurutnya membuat bingung berbagai pihak. Pasalnya, saat pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Buton di KPUD, ketua maupun anggota Panwalu sedang berada diluar daerah.

“Saya sayangkan sebagai pimpinan daerah, Ketua Panwaslu dan satu anggota pada saat pendaftaran tidak ada ditempat. Sehingga laporan yang dibuat Panwas, saat proses pendaftaran menurut yang saya dengar berjalan aman, padahal tidak, karena ada tindakan polisi untuk mengevakuasi,” katanya kepada sejumlah wartawan di rujabnya.

Umar juga menyebut, Ketua Panwas anggotanya seharusnya dikenakan sanksi karena tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara, Ketua dan anggota Panwas yang keluar daerah, bukan untuk penugasan dalam kapasitasnya sebagai Panwaslu.

“Yang aneh justru ketua Panwas dan salah satu anggotanya yang tidak berada ditempat pada saat pendaftaran, mestinya sudah kena sanksi karena itu tugas. Mereka pergi keluar daerah yang tidak ada hubungannya dengan tugas mereka. Seharusnya Panwas mengawasi tahapan Pilkada mulai dari pendaftaran. Ini malah mengeluarkan rekomendasi yang aneh-aneh, karena membuat laporan sementara tidak ada ditempat,” tuturnya.

Selain itu, sebagai calon incumbent tunggal Bupati Buton, Umar Samiun optimis untuk kembali memimpin Kabupaten Buton lima tahun kedepan. Karena tahapan KPUD sudah berjalan, dan ada rekomendasi dari Panwas yang membuka satu jalur.

Tanggal 24 Oktober kata Umar, sudah penetapan calon tunggal melawan kotak kosong. Namun Umar, mengapresiasasi proses demokrasi di Kabupaten Buton meski hanya ada satu calon tunggal.

“Dalam pilkada nanti dengan salah satu calon, proses demokrasi tetap berjalan, dan saya yakin gejolak sosial dalam masyarakat tidak ada, karena tidak ada benturan,” imbuhnya.

Pasangan Umar Samiun dan Drs La Bakry MSi juga akan menjalani masa cuti 100 hari, sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buton. Karena pelaksanaan kampanye akan dimulai pada Tanggal 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2016.(*)

Pin It on Pinterest