Kondisi Sekolah Memprihatinkan, MTs Bantea Butuh Bantuan Pemerintah

 

Peliput: Anton

LABUNGKARI, BP – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bantea yang terletak di Desa Bantea, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, membutuhkan bantuan atau uluran tangan peKondisi Sekolah Memprihatinkan, MTs Bantea Butuh Bantuan Pemerintah

Peliput: Anton

LABUNGKARI, BP – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bantea yang terletak di Desa Bantea, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, membutuhkan bantuan atau uluran tangan pemerintah khususnya dari pihak Kementrian Agama (Kemenag) kabupaten maunpun provinsi, mengingat madrasah tersebut masih sangat kekurangan fasilitas penunjang untuk kepentingan para siswa, serta halaman sekolah berupa lapangan terbuka yang sempit dan lahan yang menurun atau miring.

Kepala MTs Bantea Saharuddin SPdI mengungkapkan, saat ini sekolah yang dipimpinnya itu memiliki program utama yakni perbaikan halaman sekolah untuk mendukung aktifitas siswa dalam pelaksanaan upacara bendera yang harus dilakukan setiap Senin.

“Untuk program pemenuhan fasilitas penunjang kedepan kita akan utamakan dulu lapangan halaman sekolah, karena sekarang ini kalau kita upacara masih kurang layak, para petugas upacara saja kalau mereka jalan berbaris itu mereka agak terganggu dengan kondisi lapangan (miring) hari ini,” ungkapya belum lama ini.

Dijelaskan, pengadaan fasilitas lapangan tersebut harus dilakukan dikarenakan hal itu merupakan standarisasi sebuah sekolah yang juga mempunyai nilai tambah agar para siswa dapat meningkatkan minat belajar ketika berada di sekolah.

“Karena kalau halamannya mereka tidak bagus, tentunya itu berpengaruh juga dengan semangat belajar mereka,” pungkasnya.

Untuk mewujudkan hal itu kata Saharuddin, pihak sekolah sudah melakukan beberapa langkah utama, dengan berkoordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat, agar bersama-sama mendukung program tersebut guna kemajuan sekolah.

“Karena kita butuh bantuan dari masyarakat, supaya bagaimana kita pikirkan bersama kemajuan sekolah kita ini, karena kalau sekolah ini bisa maju tentunya untuk masyarakat disini juga yang rasakan karena anak mereka bersekolah disini,” paparnya.

Tambahnya, pihak madrasah juga sangat berharap kepada pemerintah melalui pihak Kementerian Agama untuk mendukung penuh program pengembangan Madrasah yang sedang ia canangkan, demi menyukseskan program pemerintah akan slogan “Lebih Baik Madrasah, Madrasah Lebih Baik”. Sehingga diharapkan dapat pula menarik minat masyarakat, untuk menyekolahkan anak mereka di Madrasah Tsanawiyah (MTs).

“Harapan kami kepada pihak pemerintah dalam hal ini pihak Kemenag, memberikan perhatian atau bantuan lebih kepada kami, apalagi sekolah ini statusnya masih swasta. Tentu kami juga sangat kewalahan untuk memajukan sekolah ini karena kami sangat keterbatasan dana, selama ini untung ada swadaya dari masyarakat dan dana komite sekolah, pada intinya kami sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah untuk mendukung pengembangan dan memajukan sekolah ini,” tandasnya.(#)merintah khususnya dari pihak Kementrian Agama (Kemenag) kabupaten maunpun provinsi, mengingat madrasah tersebut masih sangat kekurangan fasilitas penunjang untuk kepentingan para siswa, serta halaman sekolah berupa lapangan terbuka yang sempit dan lahan yang menurun atau miring.

Kepala MTs Bantea Saharuddin SPdI mengungkapkan, saat ini sekolah yang dipimpinnya itu memiliki program utama yakni perbaikan halaman sekolah untuk mendukung aktifitas siswa dalam pelaksanaan upacara bendera yang harus dilakukan setiap Senin.

“Untuk program pemenuhan fasilitas penunjang kedepan kita akan utamakan dulu lapangan halaman sekolah, karena sekarang ini kalau kita upacara masih kurang layak, para petugas upacara saja kalau mereka jalan berbaris itu mereka agak terganggu dengan kondisi lapangan (miring) hari ini,” ungkapya belum lama ini.

Dijelaskan, pengadaan fasilitas lapangan tersebut harus dilakukan dikarenakan hal itu merupakan standarisasi sebuah sekolah yang juga mempunyai nilai tambah agar para siswa dapat meningkatkan minat belajar ketika berada di sekolah.

“Karena kalau halamannya mereka tidak bagus, tentunya itu berpengaruh juga dengan semangat belajar mereka,” pungkasnya.

Untuk mewujudkan hal itu kata Saharuddin, pihak sekolah sudah melakukan beberapa langkah utama, dengan berkoordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat, agar bersama-sama mendukung program tersebut guna kemajuan sekolah.

“Karena kita butuh bantuan dari masyarakat, supaya bagaimana kita pikirkan bersama kemajuan sekolah kita ini, karena kalau sekolah ini bisa maju tentunya untuk masyarakat disini juga yang rasakan karena anak mereka bersekolah disini,” paparnya.

Tambahnya, pihak madrasah juga sangat berharap kepada pemerintah melalui pihak Kementerian Agama untuk mendukung penuh program pengembangan Madrasah yang sedang ia canangkan, demi menyukseskan program pemerintah akan slogan “Lebih Baik Madrasah, Madrasah Lebih Baik”. Sehingga diharapkan dapat pula menarik minat masyarakat, untuk menyekolahkan anak mereka di Madrasah Tsanawiyah (MTs).

“Harapan kami kepada pihak pemerintah dalam hal ini pihak Kemenag, memberikan perhatian atau bantuan lebih kepada kami, apalagi sekolah ini statusnya masih swasta. Tentu kami juga sangat kewalahan untuk memajukan sekolah ini karena kami sangat keterbatasan dana, selama ini untung ada swadaya dari masyarakat dan dana komite sekolah, pada intinya kami sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah untuk mendukung pengembangan dan memajukan sekolah ini,” tandasnya.(#)

Pin It on Pinterest