Semarak Pilkada Serentak 2017

 

Tiga Kabupaten yang Berada di Sulawesi Tenggara kini telah memasuki babak baru yang semarak dan gencar diperbincangkan oleh masyarakat, yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan di Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Selatan, dan Kabupaten Buton Tengah pada Februari 2017 mendatang.

Masing-masing daerah terdapat Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati kedepan yang berbeda, dimana di Kabupaten Buton terdapat satu Paslon tunggal yang secara tidak langsung tidak memiliki saingan untuk bersaing dalam Pilkada Kabupaten Buton 2017, sedangkan di Kabupaten Buton Selatan terdapat empat pasangan calon yang akan bertarung dimana salah satu pasangan calon berasal dari Independen, dan di Kabupaten Buton Tengah terdapat dua pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilkada Serentak 2017.

Pencabutan nomor urut para pasangan calon pun telah dilakukan, dan berdasarkan nomor urut tersebut masing-masing paslon memaknainya dengan cara yang berbeda dan sesuai dengan kayakinan masing-masing.

Dan beberapa hari kedepan, awal dimulainya kampanye juga akan dilakukan, dimana tentu saja masing-masing pasangan calon dari tiap-tiap daerah memiliki cara berbeda untuk menyampaikan visi misi kepada masyarakat untuk meyakinkan masyarakat bahwa mereka layak untuk menduduki kursi Bupati dan Wakil Bupati serta menjadi orang nomor 1 dan nomor 2 pada masing-masing daerah.

Sedikit berbeda dengan yang terjadi di Kabupaten Buton, dimana calon tunggal dalam Pilkada Kabupaten Buton 2017 adalah Bupati yang telah menjabat sebelumnya, yang tentu saja tanpa menyampaikan banyak visi misi yang dicanangkan kepada masyarakat sudah dapat menilai kinerja pasangan calon tersebut, melihat dari pembangunan yang selama ini dilakukan.

Diluar daripada itu, seluruh kalangan masyarakat tentu menunggu kiat-kiat yang akan disampaikan para pasangan calon serta model kampanye seperti apa yang akan dilakukan oleh masing-masing para pasangan calon untuk menggait simpatisan yang tidak terlalu mengenal para pasangan calon dan hanya berdasarkan kepercayaan dan kata hati untuk memilih para Paslon dalam Pilkada nanti.

Dan dalam hal ini, siapapun dia, masyarakat dari daerah manapun, tentu mengharapkan agar kedepan orang-orang yang mereka pilih, dapat memimpin dengan jujur, dan yang paling utama dapat membawa dan memberikan perubahan pada daerah mereka, mengingat di ‘tangan’ mereka masyarakat menaruh harapan dan kepercayaan untuk menjadi ujung tombak masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)

Pin It on Pinterest