Karang Taruna Butur Gelar Pelatihan Wirausaha di Wakorut

Peliput : Darson
BURANGA, BP – Sebagai langkah mendukung program Pemerintah Daerah (Pemda) Buton Utara (Butur) dibidang peningkatan ekonomi kerakyatan, Karang Taruna setempat menggelar pelatihan kewirausahaan, di Aula Kantor Kecamatan Wakorumba Utara (Wakorut), kemarin.
Pelatihan kewirausahaan, diikuti berbagai elemen pemuda, Pengurus karang Taruna Kecamatan, pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), juga dihadiri oleh Camat Wakorumba denga tema “Berwirausaha Solusi kemandirian Ekonomi pemuda dalam merespon Buton Utara Sebagai pusat ekonomi Baru di Sultra”.
Hadir sebagai pemateri pakar ekonomi dari Universitas Halu Oleh (UHO), Dr Samsir Nur. Dalam pemaparannya yang mengupas prinsip-prinsip wirausaha, kiat tangguh dalam berwirausaha dan penyusunan rencana bisnis.
Samsir Nur mengatakan, banyak orang berpikir untuk memulai usaha sebagai bekal di masa depan. Tapi sayang, banyak dari kita yang masih ragu untuk memulainya. Sebagai pemula, tentu akan merasakan yang namanya takut tak punya modal. Merasa takut bila nanti usahanya tidak berhasil atau gagal di tengah jalan, hingga kendala banyaknya pesaing yang memiliki jenis usaha serupa dengan yang akan dibangun.
” Untuk membangun usaha memang ada tantangan yang dihadapi. Meski demikian menghadapi tantangan bukan berarti harus takut dan menyerah untuk membuka usaha.
Namun pada prinsipnya berwirausah itu dibutuhkan, keberanian, Inofativ dan Kreatif, “terang Samsir Nur.
Sedangkan itu, Ketua Karang Taruna Butur, Muliadin Salenda mengungkapkan kegiatan pelatihan kewirausahaan ini sebagai motivasi kepada masyarakat untuk mandiri dan menciptakan peluang usaha baru serta memberikan pengetahuan baru bagi pelaku usaha mikro dan kecil menengah.
Dengan kemampuan kewirausahaan yang dimiliki, diharapkan masyarakat bisa mencari peluang usaha sendiri sehingga tak lagi ada yang menganggur.
“Masyarakat agar merespon ini, menangkap peluang ini, sehingga pemuda tidak tinggal diam dalam melihat petkembangan. Mampu menciptakan usaha baru dan bisa mandiri. Ini alternatif dalam rangka menjawab tingginya angka pengangguran,” harap Muliadin yang juga wakil ketua Komisi 1 DPRD Butur ini.(***)

Pin It on Pinterest