Pelabuhan Fery Bantah Terjadi Pungli

Peliput: Alamsyah Pradipta Editor : Hasrin Ilmi
BAUBAU, BP – Dugaan pungutan liar (Pungli) yang terjadi di Pelabuhan Fery Baubau yang dikeluhkan sejumlah sopir kendaraan dibantah oleh pihak pengelola Dinas Perhubungan Provinsi Sultra.

Penanggung Jawab Jasa, Rini Wati kepada Baubau Post diruang kerja kemarin mengatakan, tudingan adanya pungli dipelabuhan Fery Baubau sepenuhnya tidak benar karena sepengetahuannya jasa retribusi sudah sesuai dengan standar pelayanan yang ada.

“Namanya retribusi pelabuhan itu tidak sampai ratusan ribu paling tinggi nominal Rp 70 ribu tegantung golongannya sesuai dengan perdanya ditempel didepan pelabuhan, kalau mobil besar terus ada muatanya tergantung berapa ton, paling ditambah Rp 30 ribu, kalau perlu bisa di survei langsung,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, pembayaran pelabuhan fery yang ditanggung supir mobil tidak akan mencapai sampai nominal ratusan ribu, kecuali sudah masuk dibagian ASDP. Pasalnya, selain loket pelabuhan ada loket ASDP.

“Untuk loket ASDP namanya kapal pasti seratus lebih, kalau tiket sudah mencapai seratus lebih berarti suda mencakup tiket kapal, jadi misalkan mobil masuk ambil dulu izin pemuatannya, setelah itu dari ASDP yang mengkalkulasi jumlahnya, yang jelas tidak bisa disatukan dengan perhubungan, jadi kalau pelabuhan tidak akan sampai seratus ribu,”tambahnya.

Ditambahkan, pihak pelabuhan dalam hal ini perhubungan sangat terbuka dan transparansi terhadap semua pengguna jasa. Untuk itu, pihaknya mengharapkan semua calon pengguna termasuk para supir agar menanyakan rincian anggaran karena pihak pelabuhan akan sangat terbuka.

“Kalau memang seperti itu keluhannya seharusnya dia pertanyakan kami dari pihak pelabuhan selalu adakan transparansi bisa dilihat rincian anggarannya di tempel didepan, jangan sampai memang muatannya mereka sampai 10 ton, kalau 10 ton dikalkulasi memang cocok dengan keluhan supir ini, coba kalau dilihat sepuluh ton berarti Rp 75 ribu tamba tiket kosong menjadi Rp 125 ribu ini saja suda dikurangi juga itu, jadi harga yang harus dibayar supir tergantung berat beban yang mereka bawa,” tutupnya.(#)

Pin It on Pinterest