Peringati Sumpah Pemuda, Karang Taruna Butur Gelar Pentas Seni Tingkat Pelajar

Peliput : Darson
BURANGA, BP – Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober, Karang Taruna Buton Utara (Butur) menggelar lomba pentas seni tingkat pelajar.
Kegiatan dengan tema yang mudah yang berkarya ini memperlombakan beberapa ivent seperti baca puisi dan pidato tingkat SMP, untuk tingkat SMA pidato, baca puisi dan drama. Kemudian untuk tingkat umum stand Up Comedy.
Rangkaian kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Butur Abu Hasan yang digelar di Aula Bappeda, Kamis (26/10) malam, dengan diikuti sejumlah pimpinan SKPD, beberapa organisasi kepemudaan yang ada di daerah tersebut, serta puluhan peserta dari berbagai jenis lomba.
Dalam sambutannya, Abu Hasan mengatakan bahwa semua pemuda memiliki energi luar biasa jika itu potensinya diarahkan pada hal-hal produktif. Begitu pentingnya pemuda, sehingga Bung Karno sangat menghargai posisi pemuda dalam setiap momentum sejarah perjuangan bangsa.
Oleh karena itu, orang nomor satu di Butur ini mengharapkan kepada semua pemuda yang ada di Butur memanfaatkan momentum Sumpah Pemuda untuk berkarya.
“Kesempatan menjadi alat bagi para pemuda untuk berkarya. Jangan disia-siakan, karena waktu terus berlalu, usia terus bertambahdan waktu adalah salah satu unsur kehidupan yang tidak pernah kembali,maka akan berlalu semuanya,serta yang mudah berpikir sangat relevan dengan ungkapan bapak bangsa kita,” katanya.
Tema yang diangkat oleh Karang Taruna sendiri, sambung dia sangat relevan dengan hari sumpah pemuda. Dimana, sumpah pemuda itu adalah salah satu momentum sejarah perjuangan bangsa dalam mata rantai perjuangan bangsa adalah sumpah pemuda.” Tema ini sangat relevan sesuai visi misi pemerintahan hari ini. Dimana pemerintahan hari ini punya visi misi untuk mewujudkan daerah yang kita cintai ini, daerah yang makmur, yang maju, sejahtera, aman, berbudaya dan religius. Tema ini juga kita angkat menjadi suatu visi yang besar untuk lima tahun kedepan dan Insyaallah saya berjuang mati-matian untuk momentum visi ini di bumi Buton Butur ini sesuai harapan kita bersama,”imbuhnya.
Sebelumnya itu, ketua Karang Taruna Buton Utara (Butur) Muliadin Salenda dalam laporannya mengungkapkan kegiatan ini yang dilaksanakan dari tanggal 26-28 Oktober ini merupakan salah satu program kerja Karang Taruna dalam rangka mengakomodasi potensi-potensi warga Karang Taruna khususnya pemuda yang mempunyai bakat dalam seni, puisi, pidato dan stand up comedy.
Kegiatan ini, jelas Muliadin yang juga menjabat wakil ketua Komisi I DPRD Burur diikuti oleh pelajar se Kabupaten Butur, kalangan umum dan juga adalah warga Karang Taruna sendiri.
Legislator Partai Demokrat ini mempunyai pemikiran untuk mengubah midset pemikiran mayarakat secara umum. Dalam artian, Karang Taruna tidak hanya di kenal sebagai oraganisasi desa atau oraganisasi kampung, tetapi lebih moderen kemasannya sehingga betul-betul terasa bahwa karang taruna mampu dalam mengapresiasi apa yang menjadi bakat dan potensinya, kemudian bisa memberikan event positif terhadap kemajuan dan pembangunan daerah.
” Karang Taruna ini harus dipandang sebagai organisasi yang ikut andil dalam pembangunan Butur. Sehingga bisa mewujudkan apa yang menjadi visi misi pemerintahan saat ini yakni mewujudkan Butur yang aman, berbudaya,dan religius, serta ruang bagi generasi muda untuk lebih santun memberikan pemikiran atau kontribusi terhadap pembangunan dan perbaikan derah kita yang kita cintai,” harapnya.(***)

Pin It on Pinterest