PMII Mendesak DPRD Untuk Mengusut Pungli

 

Peliput: Alamsyah Pradipta Editor : Laode Adrian

BAUBAU, BP – Maraknya pungutan liar (pungli) yang terjadi dibeberapa lini di Kota Baubau membuat Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) turun kejalan melakukan aksi damai di kantor DPRD Kota Baubau kamis (27/10). Pasalnya, sampai sekarang tidak ada solusi dan pengawasan yang ketat terhadap pelaku pungli tersebut.

Mahasiswa mendorong agar DPRD turun tangan mengawal langsung bahkan mengusut kasus yang terjadi, dan mengharapkan DPRD mengambil langkah-langkah kritis untuk mendesak parah pelaku pungli tersebut.

PMII mengharapkan mengusut tuntas pungli yang terjadi belum mengalami titik terang seperti di Jembatan Batu, Pelabuhan Murhum, bahkan pelabuhan fery Baubau termasuk sejumlah instansi di kota Baubau.

Wakil Ketua DPRD Kota Baubau, Laode Yasin Masadu saat menerima PMII di aula kantor DPRD Kota Baubau mengatkan, DPRD adalah barisan yang paling terdepan untuk mengawal pemberantasan pungli di Kota Baubau.

“Kami itu selalu mengawasi dan mengawal pungli di Kota Baubau, bahkan kami adalah barisan paling depan menyuarahkan ini, jangankan Rp 600 juta, Rp10 ribu saja pasti harus diusut, selaku ini BPBK yang mengawasi jadi mereka yang mengawal semua prosedur itu, dan kami juga dibelakang mengawasi prosedur tersebut,” tegasnya.

Yasin mengatakan pungli merupakan prioritas utama pemerintah saat ini, karena pungli adalah hal yang harus diberantas sampai keakar-akarnya. Apalagi, Pememrintah Pusat melalui Presiden Jokowi bertekad memberantas yang namanya pungli.

“Yang harus ditau dalam pungutan liar ini sudah dicanangkan langsung bapak presiden dan seluruh jenjang pemerintahan agar segerah menindak lanjuti keadaan tersebut dengan membentuk satgas, jadi pemerintah tetap memprioritaskan pemberantasan pungli tersebut, kemarin saja saat ada temuan di Sorawolio kami langsung kroscek adakan rapat dengan bapak walikota , intinya kami dari DPRD mengawal ketat pemberantasan pungli ini,”tutupnya.(#)

Pin It on Pinterest