Material Proyek Susahkan Masyarakat?

Di Kota Baubau kini terdapat beberapa proyek galian, baik otugalian pipa, galian drainase maupun galian kabel. Galian dibeberapa titik yang ada di Kota Baubau seperti galian pipa yang ada di Lorong Sitamanajo Kelurahan Lamangga, ternyata mengganggu aktivitas masyakat sekitar, karena tidak kunjung dibersihkan usai dikerjakan.

Beberapa masyarakat mengeluhkan, bahaya pengedara yang rawan terjatuh dari kendaraannya saat melintasi jalan itu, karena pasir yang berserakan dan dikenal licin. Sehinga tidak sedikit dari mereka yang menginginkan agar material proyek segera dibersihkan oleh pelaksana proyek.

Beberapa proyek lain yang tidak kalah penting juga yaitu, proyek penggalian drainase disepanjang Jl Betoambari. Jika diamati, material penggalian berserakan begitu saja dipinggir jalan. Hal ini juga berpotensi untuk membahyakan pengendara, terlebih Jl Betoambari merupakan jalur utama di Kota Baubau.

Selain itu, penggalian juga cukup mengganggu aktivitas pengendara, karena ruas jalan menjadi sempit, sehingga terkadang beberapa pengendara mencari jalan alternatif lain. Belum lagi salah satu jalan di Jl Wa Ode Walanda terputus, akibat penggalian, sehingga akses masyarakat untuk keluar juga menjadi terputus. Masyarakat harus mencari jalan lain keluar dari rumahnya.

Yang ironis, jalan yang putus ini tidak diberikan solusi untuk dibuatkan jembatan sementara, untuk membantu masyarakat. Nampaknya proses pengerjaan drainase masih akan berjalan cukup lama. Seperti yang terlihat, saat ini progres pengerjaan masih pada tahap fondasi saluran drainase.

Masyarakat tentu berharap, segala proyek penggalian yang ada di Kota Baubau segera terselesaikan. Namun yang menjadi catatan penting bagi masyarakat Kota Baubau, segala yang dilakukan oleh Pemerintah demi juga kemudahan bagi masyarakat itu sendiri.

Seperti pada penggalian drainse, hal ini dilakukan untuk mencegah banjir yang berpotensi terjadi di Kota Baubau, jika hujan turun dalam sehari semalam. Tentu upaya pemerintah ini perlu di apresiasi, terlebih dibeberapa titik di Kota Baubau seperti yang ada di simpangan SMAN 2 Baubau selalu menjadi langganan banjir selutut tiap kali hujan.

Masyarakat diharap untuk bersabar menunggu penyelesaian pengerjaan proyek. Meski materialnya berserakan, namun hal ini hanya bersifat sementara, tapi dampak yang diperoleh jauh lebih positif yaitu Kota Baubau bebas dari banjir. (*)

Pin It on Pinterest