Pelaksanaan FPT Lahirkan Empat Perda

Peliput: Duriani

WAKATOBI, BP – Pelaksanaan Festival Pulau Tomia (FPT) 3 – 6 November 2016 di pulau Tomia berbuah melahirkan empat Peraturan Daerah (Perda). Empat perda dimaksud ditetapkan melalui rapat paripurna antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi di gedung Pemuda Kecamatan Tomia, Sabtu (5/11/2016).
Lahirnya empat perda di luar ibu kota kabupaten itu merupakan kali pertama sejak Wakatobi mekar menjadi daerah otonom Tahun 2003 silam. Empat rancangan peraturan daerah (Raperda) yang ditetapkan menjadi Perda tersebut yakni Perda Penanggulangan Bencana, Perda Pelayanan Publik, Perda Pelayanan Perizinan Bidang Kesehatan dan Perda Induk Kepariwisataan.

Ketua Badan Penyusun Perda DPRD Kabupaten Wakatobi, La Moane Sabara, menilai dengan terobosan Pemkab Wakatobi bersama DPRD menggelar paripurna diluar ibu kota kabupaten diharapkan mampu menghilangkan kesenjangan pembangunan diantara beberapa pulau yang ada di Wakatobi.

“Empat perda yang ditetapkan ini sangat penting demi mendukung program pemkab Wakatobi ke depan,” ungkap La Moane Sabara, anggota DPRD Kabupaten Wakatobi di gedung Pemuda Kecamatan Tomia, Sabtu (5/11).

Bupati Wakatobi, Arhawi Ruda, berharap dengan penetapan empat Perda diluar ibu kota kabupaten dapat dijadikan replikasi oleh perangkat pemerintah kabupaten hingga ke tingkat desa.

Terkait infrastruktur yang belum memadai untuk dijadikan kantor, Arhawi Ruda, mengatakan akan disesuaikan dengan program pemerintah kabupaten. Pasalnya, pemkab Wakatobi saat ini masih fokus dengan rencana pembangunan kantor Bupati dan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati.

“Kami juga mempunyai rencana untuk membangun perkantoran disetiap pulau di Wakatobi agar dapat memberikan kenyamanan dan mempermudah akses dalam melaksanakan berbagai macam agenda pemda,” katanya.

Empaat raperda yang ditetapkan menjadi perda itu melalui kesepakatan seluruh fraksi di DPRD Wakatobi. Dari lima fraksi yakni Fraksi PDI Perjuangan, PAN, Hanura, Persatuan Indonesia Berkarya dan Fraksi Asri sepakat untuk menetapkan empat rapeda menjadi perda.

Dalam rapat paripurna penetapan empat raperda menjadi perda itu dihadiri Bupati Wakatobi, Wakil Bupati Wakatobi, Sejumlah kepala SKPD lingkup Pemkab Wakatobi, 18 belas anggota DPRA Wakatobi serta sejumlah tamu undangan yakni tokoh masyarakat dan masyarakat umum dipulau Tomia. (***)

Pin It on Pinterest