Kasus Dugaan Korupsi Dana PPMK Dinyatakan P21

Peliput: Hengki TA

BAUBAU, BP – Perkara tindak pidana korupsi, yang melibatkan mantan kepala Badan Pemberdayaan Masyrakat (BPM) Kota Baubau Drs La Ode Sarfah, berupa penyala gunaan jabatan dan wewenang pada pengelolaan dana bantuan Program Pemerdayaan Masyrakat Kelurahan (PPMK) Kota Baubau pada tahun 2014. Dari laporan penelitian yang sudah diperiksa, telah dinyatakan lengkap (P21).

Kajari Baubau, M Rasul Hamid SH, melalui Kasi Tipidsus, Hendra Busrian SH mengatakan, hingga saat ini tinggal menunggu persetujuan dari Kajari Baubau, dan kemudian akan dikirim di Polres Baubau.

“Laporannya sudah dinyatkan P21, tinggal menungu tanda tangan pimpinan kemudian kita laporkan dan kirim ke Polres Baubau,” jelasnya, Senin (07/11).

Dari hal tersebut, pihaknya tinggal menunggu penyerahan tersangka beserta barang buktinnya yang akan diserahkan dari pihak Polres Baubau (Tahap dua). “Usai menerima laporan itu, Polres Baubau akam segerah mungkin melakukan tahap dua” tuturnya.

Dalam pengelolaan dana PPMK itu, tidak merujuk pada peratutan yang ada sebagaiamana di atur dalam petunjuk tehnis operasional, sebab telah diubah semua pola jenis penyaluran proses pengelolahannya. Sehingga menimbulkan kerugian keuangan Negara sebesar Rp 605. 294. 250. (*)

Pin It on Pinterest