Kasus Pembakaran Gereja di Bombana Masuk Tahap Dua

Peliput: Hengki TA

BAUBAU, BP – Kasus pembakaran Gereja Maranata di Kelurahan Lamenaro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, yang dilakukan Ahmad Jumadi alias mamad. Kasus ini kini masuk tahap dua.

Kajari Baubau, M Rasul Hamid SH, melalui Kasi Tipidum Awaluddin Muhammad SH, mengatakan saat ini sementara tahap posisi untuk tahap Dua, prosedurnya dengan penyerahan tersangka dan barang buktinya, kemudian minggu ini akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Baubau. “Kasus pembakaran Gereja sudah diserahkan kepada kami beserta barang bukti Kamis(03/11) kemarin,” jelasnya, Senin (07/11)`

Pada kasus tersebut, terdakwa melakukan pembakaran pada malam hari pukul 19.30 Wita. Dengan mendatangi Gereja, terdakwa membawa satu jergen minyak tanah dan kemudian masuk kedalam Gereja, terdakwa langsung menuangkan minyak tanah ke meja jema’at dan mimbar.

“Untuk motifnnya sendiri, merupakan pemahaman yang berbedah. Sedangkan barang bukti, sisah minyak tanah yang dipergunakan, korek api, uang sisa pemebelian minyak tanah, dan sisah mimbar serta meja jema’at yang sudah terbakar,” tuturnya

Terdakwa di ancam dengan pasal 187 ayat 1 KUHP dan dakwaan ke dua 156 tentang penistaan Agama, dengan hukuman ancaman penjara maksimal 12 tahun.(*)

Pin It on Pinterest