Perhatian Pemkab Mubar Terhadap KIA Masih Kurang

Peliput Sacril

MUBAR, BP – Perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) terhadap bidang kesehatan, khususnya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), masih kurang. Demikian yang dikatakan Kepala Bidang KIA Dinas Kesehatan Mubar, Suriana SKM MKes.
Dijelaskan, program KIA tahun 2015 di Mubar berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan, sehingga diharapkan program KIA tahun 2016 akan semakin meningkat. Namun kenyataannya, para petugas KIA di Mubar belum mendapatkan pelatihan baik dalam bentuk seminar, maupun pelatihan lainnya.
“Masalahnya sekarang di bidang KIA, pemerintah belum pernah melakukan kegiatan pelatihan ataupun seminar untuk seluruh petugas lapangan, yakni para Bidan se Mubar, agar mereka mendapat ilmu dan pengetahuan luas, sehingga mereka dapat menerapkan teori ataupun ilmu pada masyarakat, agar kerja mereka lebih baik dan masyarakat menjadi sehat”, jelasnya.
Sehingga pihaknya berharap adanya dukungan dari Pemkab Mubar, untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) para petugasnya, salah satunya dengan pelatihan.
“Kinerja kami sebagai petugas KIA kurang mendapat dukungan dan perhatian dari pemerintah. Guna mengoptimalkan kinerja kami dalam mengontrol, mendata, serta membimbing kesehatan ibu dan anak di Mubar,” ujarnya.
Perlu diketahui, indikator terpenting dalam kesehatan ibu seperti K1(kunjungan pertama ibu hamil), K4 (kunjungan keempat ibu hamil minimal empat kali sehari), PN (persalinan oleh tenaga kesehatan), PN Vaskes (persalinan difasilitas kesehatan). Adapun indikator kesehatan anak seperti KN1, KN lengkap, jumlah bayi, jumlah anak balita, jumlah kematian Neonatal (umur 0-28 hari), jumlah kematian bayi (28-1 tahun). Kesemuanya merupakan dokumen dan laporan kerja KIA Dinas Kesehatan. (#)

Pin It on Pinterest