Tiga Bulan, Polres Baubau Ungkap Lima Kasus Narkoba

– Total Barang Bukti 6,38 gram Sabu
Peliput: Hengki TA

BAUBAU, BP – Satuan Reserse Narkoba Polres Baubau dalam tiga bulan terakhir berhasil mengungkap lima kasus narkoba. Dari lima kasus tersebut empat diantaranya sebagai penegdar dan satu kasus lainnya penyalaugnaan narkoba jenis sabu sabu. Sedangkan jumlah barang bukti yang berahsil diamankan sebanyak 11 paket akntong platik dengan total 6,38 gram.

Hal ini diungkap dalam pres konference yang dilakukan Polres Baubau yang dipimpin Wakapolres Baubau, Kompol Suparno Agus candara Kusuma SH SIk didampingi Kasat narkoba, AKP Muslimin selasa (08/11).

Wakapolres Baubau, Kompol Suparno Agus Chandra Kusuma SH SIk, mengatakan terdapat lima kasus pada pengungkapan itu. Diantarannya empat kasus merupakan pelanggaran pengedar dan satu kasus penyalagunaan atau pemakai

“Kita sudah behasil menangani lima kasus Narkoba, tiga kasus sudah P21 dan akan dilimpkan di Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Baubau, atau masuk tahap dua. Sedangkan dua kasus masi dalam proses, tinggal menunggu laporan dari makasar,” jelasnya

Untuk jumlah barang bukti (BB) yang sesuai dengan laparoan penangkapan (Lp), tersangka BA memiliki dua saset kecil berisi Narkoba denga jenis sabu-sabu, AD memiliki satu saset kecil, EB memiliki empat paket. Sedangkangkan tersangka SP barang buktinnya masi di proses laboratorium yang merupakan satu paket bong dengan saset kosong. “Empat tersangka merupakan pengedar. dengan pasal 112, pasal 114, dengan nomor 35 tahun 2009,” tuturnya.

Kasat Narkoba, AKP Muslimin SH mengatakan, untuk proses penngkapannya sendiri tersangka BA dan AD ada berselang enam jam yang merupkan dari pengembangan tersangka BA, sedangkan tersangka EB baru bisa dibekung seminggu kemudian, di BTN Bukit Sari Kilo 5 Kelurahan Kadolo Katapi.

“BA ditemukan dari hasil pengembangan yang terkafer, sehingga bisa terpancing keluar dan tertangkap di Bure Kelurahan Kadolomoko,” kata Muslimin

Selain itu, pihaknya juga berhasil mengamankan empat orang penyalagunaan atau pemakai narkoba, empat terduga yang mengunakan narkoba tersebut yaitu, MA, SR, MI dan AK, yang dikenakan pasal 127 ayat 1 dan pasal 54 Undang-undang nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman maksimal empat tahun.

“Untuk ancaman empat tahun, yang berdasarkan pasal 54 merupakan rekomendasi rehabilitasi, sehingga tidak bisa untuk ditahan. Selain itu juga masi dalam proses penyelidikan dan menunggu hasil dari laboratorium Makassar,” tutupnya.(*)

Pin It on Pinterest