Introduction Film Bakati dan Legenda Rakyat Buton

FILM aksi petualangan adalah salah satu genre film yang banyak digemari di dunia karena selalu menguras rasa ingin tahu penonton melalui teka-teki dan petualangan yang mendebarkan. Banyak sumber cerita rakyat tanah air sebagai sumber inspirasi. Salah satu legenda yang menarik adalah sosok mahapatih terkenal dari kerajaan Majapahit, Gajah Mada.

Tokoh Gajah Mada yang konon perkasa dan sakti, punya arti yang sangat besar dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Kemashurannya tidak hanya tinggal dalam ingatan kolektif masyarakat yang hidup di bekas Kerajaan Majapahit. Berbagai tempat di tanah air juga memiliki cerita rakyat terkait tokoh Gajah Mada. Umumnya cerita-cerita tersebut tidak bisa dicari rujukannya pada sumber-sumber sejarah resmi yang dipakai hingga saat ini.

LEGENDA RAKYAT BUTON
Salah satu legenda tentang Gajah Mada dan pasukannya juga ada di salah satu wilayah Kepulauan Buton, Sulawesi Tenggara. Dikisahkan pada suatu masa di jaman kekuasaan Majapahit, sekelompok prajurit dari Jawa mendarat di daerah Batauga yang menjadi wilayah Kabupaten Buton sekarang. Mereka membawa panji-panji kebesaran Majapahit dan dipimpin oleh seorang perwira yang gagah perkasa.

Pasukan tersebut berjumpa dengan rakyat pedalaman Batauga yang tinggal di perkampungan terpencil bernama Lapala. Menurut hikayat, suatu ketika terdengar suara gending Jawa dari tempat tinggal para prajurit, penduduk Lapala mendatangi tempat itu dan menemukan para prajurit dan pimpinannya sudah tidak bernyawa dalam sebuah lubang besar yang kemudian menjadi makam mereka.

Kini perkampungan Lapala sudah punah. Penduduknya turun ke daerah Batauga dan para keturunannya tinggah di sebuah desa yang diberi nama Majapahit, dan nama desa Majapahit ini tetap ada hingga sekarang. Sementara kemunculan pasukan misterius itu masih menjadi tanya besar, apakah Sang Mahapatih Gajah Mada ada dalam rombongan itu.

Sampai saat ini, tidak ada bentuk peninggalan yang bisa dijadikan bahan penelitian selain sebuah makam kuno yang dipercaya sebagai peristirahatan terakhir para prajurit Majapahit tersebut. Walau demikian, kisah kemunculan mereka disana, masih hidup di kalangan dikalangan tertentu. Legenda inilah yang menjadi dasar cerita film BARAKATI.

BARAKATI dalam bahasa daerah Buton artinya “Yang Diberkati”
CATATAN PRODUKSI
Selain kisah yang memikat, film BARAKATI juga menyajikan keindahan budaya dan alam wilayah Kesultanan Buton.

Barakati disutradarai oleh Monty Tiwa, berdasarkan Skenario yang ditulis oleh Eric Tiwa, juga menjadi ajang unjuk kemampuan akting dari sejumah aktor handal, antara lain : Fedi Nuril, Acha Septriasa, Dwi Sasono, Tio Pakusadewo, Ninik L Karim, Ratna Riantiarno, Mario Irwinsyah dan Jono Armstrong. Dan juga pemain-pemain dari daerah Buton juga dilibatkan agar suasana kedaerahan tertangkap dengan sempurna.

Disamping pemngambilan gambar di Sulawesi Tenggara khususnya Kabupaten Buton dan Kodya Bau Bau, pengambilan gambar juga dilakukan di Yogyakarta. Film ini direncakan akan tayang di Bioskop seleuruh Indonesia pada 10 November 2016.

SINOPSIS
Kisah diawali ketika ABDUL MANAN, seorang arkeolog muda di Yogya kedatangan seorang wartawan asal Inggris bernama GERRY JOHNSON yang minta dijelaskan makna beberapa baris kalimat dalam kumpulan lontar dari abad ke 14. Setelah dibaca sepintas ternyata kalimatkalimat tersebut adalah penggalan catatan patih terkenal Majapahit, GAJAH MADA, tentang keberadaan ratu adil yang selama ini dianggap hanya mitos belaka.

Yang lebih menarik lagi artefak itu juga menyebut-nyebut pulau Buton, tanah kelahiran dari orang tua Abdul Manan.

Ketertarikan Manan ditambah pula dengan sebuah teori yang pernah dicetuskannya tentang pemerintahan HAYAM WURUK di Majapahit. Bahwa sempat terjadi gejolak politik dan usaha untuk mengkudeta Hayam Wuruk.

Lontar yang dibawa oleh Gerry, bisa jadi, akan membuka rahasia yang selama ini masih menjadi misteri, yaitu tentang hari-hari terakhir Gajah Mada di Majapahit dan apa yang terjadi kepada sang mahapatih di akhir hidupnya lalu apa hubungan itu semua dengan ramalan ratu adil di masa yang akan datang. Menurut lontar tersebut, kunci untuk memngungkap rahasia itu, ada di pulau Buton.

Pin It on Pinterest