Peliput: Hengki TA

BAUBAU, BP – Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pondok pesantren Al Amanah dan Darussalam liabuku yang ke 16, digelar dengan jalan santai di Pantai Kamali, Minggu (13/11)
Para peringatan tersebut, para peserta jalan santai yang mulai jalan dari Pantai Kamali menuju Jl Muh Husni Tamrin, diiringi dengan Drum Band Pesantern Al Amanah, dengan melintasi Lapangan Lembah Hijau menuju Pasar Karya Nugara, kemudian melintasi Pesantren SAW. Dilanjutkan menuju Jl Wolter Mongosidi yang melintasi depan Masjid Tomba, yang memutari seputaran Pasar Laelangi untuk kembali di Pantai Kamali. Usai melakukan jalan santai, para peserta kemudian mengikuti senam Maumere dan senam Zumba.
Pada kesempatan itu juga, Wakil Walikota Baubau, Hj Wa Ode Maasra Manarfa SSos MSi ikut serta jalan santai. Dalam sambutannya Wa Ode Maasra mengatakan, pemerintah Kota Baubau mengucapkan dan mengapresiasi sebesar-besarnya kepada pengurus dan pembina serta pengajar Pondok Pesantern Al Amanah dan Darussalam, yang selalu istiqomah dan konsisten dalam menjalankan amanah demi kemajuan masyarakat Kota Baubau.
“Kami pemerintah Baubau akan selalu mendukung pengembangan pesantren dan bersinergi dalam upaya peningkatan masyarakat yang unggul berahlakul qarimah, karena apa yang menjadi cita-cita lembaga pesantren dan visi misi Kota Baubau,” jelasnya.
Pemerintah Kota Baubau sudah menjadikan isu Pendidikan sebagai isu utama, prioritas dan strategis, dengan berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka meningkatkan taraf pendidikan masyarakat. Diantaranya, melalui peningkatan lembaga dan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi. Selain lembaga pendidakan umum, beberapa lembaga pesantren yang ada di Kota Baubau juga turut mengambil peran dalam penompang taraf pendidikan dan ahlak Kota Baubau.
“Salah satunnya Pesantern Al Amanah dan Darusasalam liabuku, sebagaimana diketahui pesantren tersebut merupakan unsur penting dalam dinamika historis bangsa. Secara historis pesantren telah mendokumentasikan berbagai peristiwa penting bangsa Indonesia, secara sosial, budaya, ekonomi maupun politik bangsa Indonesia,” tuturnya.
Maasra menambahkan, sebagai lembaga pendidikan, peran utama tertuju pendidikan keislaman dari masa kemasa tidak hanya berperan dalam soal pendidikan, tetapi perannya juga sebagai masyarakat disekitar. Peran pendidikan dan sosial pesantren di Baubau dapat dirasakan sampai saat ini. Lembaga pestren tidak hanya menitik beratkan pelajaran formal sebagaimana sistemnya, akan tetapi pembentukan pendidikan dan karakter serta ahlak menjadi titik fokus utamanya.
“Kita patut bersukur karena di Kota Babau, memiliki lembaga pesantren yang senantiasa menjalankan amanah pendidikan dan pembentukan karakter serta ahlak. Pondok Pesantern Al Amanah dan Darusasalam liabuku Kota Baubau yang telah menjalankan perannya selama 16 tahun,” jelasnya.
Selain itu, Anggota DPD RI Wa Ode Hamsina Bolu yang ikut serta dalam peringatan tersebut menuturkan, dengan melihat Pondok Pesantern Al Amanah dan Darussalam yang kini semakin kuat, dirasakan kehadirannya di Kota Baubau, bahkan sampai keseluruh wilayah Sulawesi Tenggara dengan menawarkan alternatif pendidikan yang sangat luar biasa.
“Saya kira disamping pendidikan berbasis berkurikulum nasional yang tidak ketingglan ditawarkan pendidikan yang menjadi ciri khas, sehingga menadikan anak-anak kita berbudi mulia dan berlandaskan islam,” kata Hamsina Bolu.
Pada Pesantern Al Amanah dan Darusasalam ini, juga menawarkan pendidikan ekstra lainnya yang terdiri dari aspek seni, yang tampak terlihat dari pada penyelengaraan jalan santai itu diiringi dengan Drum Band Pesantern Al Amanah yang sangat memukau. “Baru kali ini saya merasakan berjalan sehat, dengan didampingi oleh pasukan Drum Band,” tutupnya. (*)

By redaksi

Pin It on Pinterest