Januari, Pemkab Busel Targetkan Program APBD 2017 Berjalan

Peliput: Amirul

BATAUGA, BP – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menargetkan program pembangunan yang masuk dalam APBD 2017 sudah harus berjalan pada Januari.

Pj Bupati Busel Dr Ir H OMN Ilah Ladamay mengatakan, untuk mencapai target tersebut, Pemkab Busel sudah menyusun RKA APBD 2017 sejak seminggu terakhir, dan kini tinggal menunggu pengusulan ke DPRD Busel untuk diharmonisasi dan dilakukan pembahasan.

“Kita harapkan minggu ke 3 bulan november ini sudah bisa persetujuan DPRD dan setelah itu sudah bisa dikirim ke Pemrpov untuk di evaluasi. Sambil menunggu itu kegiatan yang sudah masuk PPAS itu sudah mau ditayangkan di LUP. Minggu depan sudah bisa tayang kalau misalnya sudah sepakat dengan dewan, ” kata Ilah Ladamay, saat ditemui beberapa waktu lalu di Rujab Bupati Busel.

Lanjut Karo Pembangunan Pemprov Sultra ini, perencanaan itu dilakukan sejak awal untuk mempermudah serapan anggaran dan pelaporan pertanggungjawaban keuangan, yang ditarget Januari 2017 kegiatan proyek pembangunan yang diprogramkan dalam APBD 2017 sudah berjalan.

“Kegiatan-kegiatan sudah siap tanyang untuk APBD 2017. Setelah tayang kita siapkan dokumen lelang kita lelang sebelum Januari. Setelah lelang ditetapkan pemenangnnya dan bentuk kontrak kerjanya. Begitu 2 Januari kita tandatangan kontrak kerjanya dengan pemenang lelang pembangunan yang sudah ditanyakan. Jadi Januari itu sudah mulai kegiatan itu,” ujarnya

Dijelaskan, dipercepatnya kegiatan yang masuk dalam APBD 2017 pada awal Januari 2017 bertujuan untuk mempermudah serapan anggaran yang menjadi prioritas pemerintah. Diperkirakan jika pekerjaan pembangunan diawal tahun sudah bisa 70 atau 60 persen, maka serapan anggaran diperkiranak sudah mencapai 20-30 persen diawal tahun.

“Artinya, misalnya anggaran pembangunan Rp 248 miliar untuk belanja langsung atau belanja pembangunan artinya 20 persen sekitar Rp 20 miliar, diserap diawal tahun sudah digunakan dan dipertanggungjawabkan. Mudah-mudahan bupati defenitif nanti sudah bisa mengajukan APBD perubahan diawal Juni atau Juli, dana yang sudah diluncurkan itu tayang lagi dan lelang, artinya pekerjaan dan laporan pertanggungjawabanya itu tidak dikejar-kejar waktu bisa selesai sebelum secepatnya,” harapnya.

Tambahnya, saat ini pihak Pemkab Busel tengah membangun komunikasi dengan mitra kerja DPRD agar membangun kesepahaman sehingga kegiatan rencana APBD 2017 dapat berjalan sesuai rencana.

“Untuk bisa melaksanakkan aturan itu butuh kompetensi dan pengentahuan yang lebih sehingga bisa terampil melakukan dan mencapai target itu,” pungkasnya.(*)

Pin It on Pinterest