Arhawi Ruda: Saya Tidak Mungkin Mencederai Masyarakat

– Pasca Pilkada 2015 Wakatobi

Peliput: Duriani

WAKATOBI, BP – Bupati Wakatobi, H Arhawi Ruda, menegaskan jika bersama Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud, serta Ketua DPRD Muh Ali, tidak akan mencederai perasaan masyarakat Wakatobi pasca pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Tahun 2015.
Terlebih kepada putra-putri daerah Wakatobi yang memiliki prestasi dan kompetensi dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan kedepannya. Hal itu diungkapkannya saat malam ramah tamah pelaksanaan Festival Pulau Tomia (FPT) beberapa waktu lalu.
Arhawi Ruda, meyakini hingga saat ini masih ada perbedaan-perbedaan ditengah-tengah masyarakat hanya karena perbedaan pilihan dalam proses Pemilukada lalu. Sehingga, dengan berakhirnya FPT diharapkan sudah tidak ada lagi perbedaan dimaksud. Karena perbedaan pilihan dalam Pemilukada adalah bagian dari demokrasi.
“Saya menyadari bahwa kehadiran saya malam ini ditengah-tengah masyarakat masih ada perbedaan-perbedaan. Dengan kehadiran saya malam ini dimana saya hadir untuk menyerahkan diri kepada seluruh masyarakat di pulau Tomia bahwa perbedaan dalam sebuah pilihan hal biasa,” tegas Arhawi Ruda.
Arhawi Ruda, mengajak seluruh masyarakat Wakatobi terkhusus masyarakat di pulau Tomia untuk tidak mudah terpancing dan terprovokasi hanya karena perbedaan pada proses Pemilukada lalu. Momen lima tahun sekali itu telah selesai dan saatnya untuk bersatu membangun daerah. “Jangan terpancing dan terprovoksi dengan perbedaan saat Pemilukada lalu, semua itu dirumuskan putra-putri terbaik di daerah ini. Saatnya kita bergandeng tangan demi kemajuan daerah,” ajaknya.
Dalam hal penyelenggaraan pemerintahan dimana Bupati dan wakil Bupati Wakatobi memiliki pembantu-pembantu merumuskan dan menjalankan program, Arhawi Ruda, mengatakan jika putra-putri daerah memiliki prestasi dan kompetensi yang baik, maka harus dipertahankan demi kemajuan Wakatobi.
“Saya terbuka, jika putra-putri daerah memiliki prestasi, memiliki kompetensi yang baik, tidak mungkin saya dan ibu Ilmiati Daud serta Ketua DPRD akan mencederai saudaranya sendiri. Yang mengisi pembangunan adalah putra-putri daerah, ada waktunya untuk memberikan kesempatan kepada orang lain,” janji Arhawi Ruda dalam sambutannya.
Arhawi Ruda, menambahkan bahwa sudah tidak ada lagi perbedaan-perbedaan terkecuali dia sendiri yang menghendakinya. “Dengan selesainya kegiatan ini, mudah-mudahan perbedaan yang pernah ada di tengah-tengah masyarakat saat proses pilkada sudah tidak ada lagi. Kecuali saya yang menginginkan baru ada perbedaan ditengah-tengah masyarakat,” tutupnya. (***)

Pin It on Pinterest