THM Lakukan Pelanggaran Berat di Kota Baubau Harus Ditutup

Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Pemerintah Kota Baubau harus memantau setiap Tempat Hiburan Malam (THM) yang beroperasi. Hal ini diungkapkan salah satu anggota DPRD, Fajar Ishak saat ditemui di kantor DPRD, Selasa (14/11).
Menurutnya, THM yang melanggar peraturan yang ditetapkan harus diberi sanksi yang tegas oleh Pemerintah Kota Baubau. THM yang terbukti melanggar Standart Operating Procedure (SOP), pemerintah tidak boleh segan-segan untuk mencabut izinnya.
“Kalau ada THM yang melanggar yah maka harus diberi sanksi, seperti apa sanksinya tergantung tingkat kesalahannya. Banyak syarat yang harus dipenuhi oleh THM, tidak boleh mengganggu masyarakat disekitarnya harus jadi kedap suara, tidak boleh ada transaksi narkoba. Kalau kesalahannya sudah parah kenapa tidak kalau ditutup saja,” katanya.
Lanjut Fajar, yang mengetahui persis penyelesaian masalah THM adalah Pemerintah Kota Baubau. Sementara dewan, bertindak sebagai fasilitator antara masyarakat dengan pemerintah. Terkait maslah ini, pihaknya akan memanggil pihak terkait untuk membahasnya bersama.
“Pemerintah yang mengetahui cara penyelesaiannya, aspirasi yang masuk di dewan kami tindak lanjuti dengan memanggil instansi terkait, bagaimana cara tindak lanjutnya itu nanti pemerintah yang menjelaskan. Kami tidak punya kewenangan menutup, kami hanya memfasilitasi aspirasi masyarakat kepada pemerintah, bukan fungsi eksekutor melainkan legislator, aspirasi masyarakat itu kami tindak lanjuti dalam bentuk rekomendasi untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah,” tutupnya (**)

Pin It on Pinterest