Honor GTT se Kabupaten Buteng Hanya Dibayarkan Untuk Tujuh Bulan Mengajar

– Selama 2016

Peliput: Anton – Editor: La Ode Adrian

LABUNGKARI, BP – Selama tahun 2016, honor para Guru Tidak Tetap (GTT) yang berjumlah seribu orang lebih se Kabupaten Buton Tengah (Buteng) hanya dibayarkan untuk tujuh bulan mengajar, dengan nominal yang mengacu pada SK Bupati yang telah dikantongi para GTT yakni sebesar Rp 300 ribu per bulan.

Hal itu berdasarkan kesepakatan bersama antar pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kabupaten Buteng, bersama para GTT dalam sosialisasi yang digelar di Gedung Serba Guna Kecamatan Gu pada Jumat (18/11), dan dihadiri kurang lebih seribu orang GTT.

Kepada Baubau Post, Sekretaris Dikmudora Kabupaten Busel H Syarifuddin mengungkapkan, seharusnya para GTT mendapat honor yang sesuai dengan kinerja, namun dikarenakan adanya perubahan anggaran dari Kementerian Keuangan, disusul pembengkakan jumlah personil, sehingga mempengaruhi anggaran yang diterima para GTT.

“Yang akan dikucurkan ini sebenarnya sejak Januari 2016, tapi oleh karena ada pembengkakan jumlah personil GTT, baru saat ini diadakan sosialisasi. Dari jumlah anggaran sebesar Rp 2.4 M lebih kemudian dibagikan dengan jumlah personil GTT sebanyak 1.134 orang, maka di tahun 2016 ini mau tidak mau kemampuan jumlah anggaran hanya dengan porsi Rp 300 ribu per bulan. Tadinya kami perkirakan sekitar 600-an orang ternyata membengkak jumlahnya setelah ada pemberkasan, sehingga yang akan dibayarkan nanti hanya 7 bulan saja karena saat itu ada perubahan anggaran dari Dinas Keuangan seluruh Indonesia, sehingga ini agak terlambat pula untuk pencairannya,” pungkasnya.

Dijelaskan, SK Bupati untuk para GTT se Kabupaten Buteng sudah dikeluarkan sejak awal tahun 2016. Namun dana yang belum diproses oleh Dinas Keuangan Buteng pada saat itu, menyebabkan penganggarannya baru dilakukan saat ini.

“Dulu itu sejak Januari 2016 mulai keluar SK itu, tapi karena di Dinas Keuangan itu belum diproses anggarannya sehingga kita belum adakan rapat seperti ini, nanti pada 2 minggu yang lalu kami maju lagi usulkan karena sudah ditanda tangani DPA nya kami menghadap bahwa kami di Dinas Pendidikan itu ada dana DPA sekitar jumlah begini sehingga baru kita laksanakan hari ini,” tandasnya.(*)

Pin It on Pinterest