Pendamping Tenaga Ahli di Buteng diduga Borongi RAB Desa

image_pdfimage_print

Peliput : Alan

LABUNGKARI, BP – Salah satu Tenaga Ahli pendamping desa Kabupaten Buton Tengah (Buteng) diduga telah borong pembuatan desain Rancangan Anggaran Belanja (RAB) kegiatan desa tahun 2017. Hal ini diketahui saat beberapa kepala desa merasa keberatan.

Berdasarkan penelusuran yang lebih mendalam, didapati ada sekitar kurang lebih 40 desa dari 67 desa di Kabupaten Buton Tengah yang harus memesan RAB kegiatan tersebut dengan harga, 10 hingga 15 juta.

“Desain RAB kegiatan tahun 2017 ini, di desaku ada 3 RAB kegiatan yang dibuatkan oleh TA, saya bayar 10 juta, coba itu kita tanya lagi di desa lain di Kecamatan Mawasangka Tengah, disana itu hampir semua dibuatkan juga,” tutur salah satu Kepala Desa Kecamatan Mawasangka Timur yang enggan menyebutkan namanya, Senin malam (25/12).

Ditempat terpisah, Satuan Kerja Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Satker P3MD) Provinsi Sulawesi Tenggara, Muh Soyan saat dikonfirmasi via telepon selulernya Selasa (26/12), mengatakan akan menindaklanjuti hal ini, apakah masih sesuai dengan Standar Operasional Prosedurnya (SOP) atau tidak.

“Kalau melanggar, itu melanggar. Kita coba investigasi dulu mencari bukti-buktinya, intinya kalau ada informasi begini kita harus cepat tindaklanjuti, kita akan panggil orangnya,” tuturny.

Untuk diketahui, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 114 tahun 2014 tentang pedoman membangun desa, desa berhak mengangkat tenaga teknik entah itu berdasarkan dari masyarakat itu sendiri maupun pihak lain bukan pendamping desa karena tugas pendamping desa hanya sebatas membantu bukan membuatkan Rencana Anggaran Biaya setiap kegiatan di desa.(*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This