Arhawi Imbau Camat di Wakatobi Bangun Komunikasi Lintas Sektor

image_pdfimage_print

Peliput: Duriani

WAKATOBI, BP – Bupati Wakatobi, H Arhawi mengimbau para camat di Kabupaten Wakatobi untuk selalu berada didepan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan di wilayahnya. Hal itu diungkapkannya saat membawakan sambutan pada pelantikkan sejumlah pejabat structural setingkat eselon III dan IV lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Wakatobi beberapa waktu lalu.
Menurut Arhawi, Camat memiliki wilayah seperti halnya seorang Bupati. Sehingga pegawai kantor camat dalam melaksanakan semua tugas pokok dan fungsi di wilayahnya, Camat harus selalu berada digaris terdepan untuk memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan.

“Camat itu sama halnya Bupati memiliki wilayah. Jadi harus berada digaris terdepan dalam pelaksanaan tupoksi. Termasuk memfasilitasi semua kebutuhan tamu baik itu tamu daerah maupun luar daerah yang berkaitan dengan pemerintahan dan kemasyarakatan,” ucap Arhawi, dalam sambutannya pada pelantikkan sejumlah pejabat setingkat eselon III dan IV.
Terkait Camat Wangi-Wangi Selatan yang dilantik pada kesempatan itu karena mengisi kekosongan, Arhawi berharap agar secepatnya membangun komunikasi lintas sector dalam wilayhnya. Pasalnya, tanpa ada komunikasi dengan stakeholder di wilayahnya maka pembangunan di kecamatan akan mengalami hambatan.

“Hari ini ada dua camat dilantik yakni Kecamatan Binongko dan Wangi-Wangi Selatan (Wangsel). Wangsel ini mengisi kekosongan, sehingga tugas berat kedepan untuk memajukan pembangunan di Wangsel adalah social kemasyarakatan harus terbangun. Komunikasi dengan para tokoh merupakan hal penting, agar ketika menjalankan tugas bisa terkomunikasi dengan baik,” harap Arhawi.
Begitu pula dengan Camat Binongko yang baru dilantik, Bupati Wakatobi meminta untuk segera menjalankan tugas dan membangun kerjasama dengan seluruh staf dan stakeholder di wilayahnya. Karena dalam waktu dekat akan diselenggarakan event tahunan di pulau Binongko.
“Begitu pula Camat Binongko yang lalu bahwa menjadi kabar luas ketika BPK melakukan pemeriksaan atau evaluasi keberadaan Puskesmas di Binongkoo namun Camat meninggalkan rombongan BPK itu. Camat itu statusnya seperti Bupati karena memiliki wilayah, sehingga tanggung jawabnya harus melakukan pelayanan maksimal kepada siapa pun yang hadir di wilayahnya. Dalam waktu dekat juga di pulau Binongko akan dilaksanakan Silaturrahmi Masyarakat Binongko (Silamabi) di seluruh nusantara. Harus difasilitasi,” tegas Arhawi. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This