Terjaring OTT, Walikota dan Mantan Walikota Kendari Diperiksa KPK

image_pdfimage_print

Peliput: David Editor: Hasrin Ilmi

Walikota Kendari ADP dan mantan Walikota Kendari Asrun saat meninggalkan Polda Sultra menuju Jakarta

KENDARI,BP- Walikota Kendari Adriatma Dwi Putra (ADP) dan mantan Walikota Kendari dua periode Asrun terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rabu (28/02) disalah satu ruko dijalan Syech Yusuf Kelurahan Kecamatan Mandonga sekitar pukul 05.00 wita.

Bersama Asrun dan Adriatma, diduga ada empat sampai lima orang lainya, di antaranya, salah satu pengusaha pemilik distributor cat di Kendari, bersama sekuriti, serta dua orang perempuan.

KPK masih memeriksa mantan Walikota Kendari Asrun dan Walikota kendari ADP, yang juga selaku anak kandung mantan walikota kendari itu di gedung Reskrimsus Polda Sultra.

Menurut informasi dari salah satu anggota KPK mereka sudah satu bulan berada di Kota Kendari dan memantaunya sebelum OTT ini terjadi. Selain itu, KPK juga turut mengamankan mobil suzuki DT 1121 yang diduga digunakan oleh Asrun. Terkait penangkapan ini, belum banyak diperoleh infromasi karena masih dalam penyidikan dan pemeriksaan.

Menurut humas polda sultra AKBP Sunarto mengakui jika KPK sudah beberapa waktu berada di Kota Kendari dan meminjam kantor di Polda Sultra dalam penyidikan tersebut.

“Iya mereka sudah bebera lama berada di Kendari dan lebih jelasnya silahkan tanya humas KPK,”kata Sunarto.

Pantaun Baubau Post, usai diperiksa maraton di gedung Reskrimsus Polda Sultra, Walikota Kendari ADP dan mantan Walikota Kendari dua periode Ir Asrun keduanya langsung digiring ke Jakarta rabu malam (28/02) sejitar pukul 20.00 wita dengan menggunakan pesawat via Bandara Haluoleo.(*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This