Berburu Tuna, DKP Busel Beri Nelayan dengan Teknologi Alat Tangkap

image_pdfimage_print

 

Peliput : Amirul

BATAUGA,BP-Hasil beberapa studi penelitian, perairan Buton Selatan (Busel) merupakan jalur imigrasi ikan tuna tersebesar. Maka untuk memanfaatkan potensi perikanan itu guna menggenjot laju perputaran ekonomi masyarakat nelayan, Pemkab Busel melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Busel akan melengkapi masyarakat nelayan secara bertahap dengan teknologi alat tangkap

Plt DKP Busel Ibrahim melalui Kabid Perikananan Tangkap Nafiruddin mengatakan perairan Busel memiliki potensi hasil tuna yang cukup besar, hanya saja nelayan Busel belum dilengkap teknologi alat tangkap yang memadai dan jauh berbeda dengan nelayan dari luar yang datang berburu tuna diperairan Busel yang sudah dilengkap oleh teknologi

“Potensi hasil tangkap tuna kita cukup besar, jika nelayan dilengkapi dengan teknologi, ini kekurangan kita. Sehingga ini yang membuat nelayan Busel kalah saing,” kata Nafiruddin saat ditemui beberapa waktu lalu .

Salah satu teknologi yang akan diberikan kelompok nelayan Busel yakni bantuan berupa rumpon yang difasilitasi dengan teknologi alat pemanggil ikan tuna yang terpasang didasar laut, puluhan kapal jenis tuna dengan kapasitas 3 GT yang dibekali dengan suar pendeteksi tuna dan beberapa alat lainnya. Didalam rumpon juga disiapkan fasiltas pendukung seperti Handy Talky (HT), Genset dan peralatan lainnya sehingga nelayan dapat menginap sekaligus sebagai sarana memantau kondisi perairan Busel

“Tahun ini kita bangun 14 unit rumpon tuna sebagai pilot projek dan ditahun 2019 mendatang akan dibangun 20 unit, dengan ukuran 4×10 meter. Begitu juga kapal tuna 3 Gross Tonage (GT) 10 unit, dan perahu jenis katinting 1 GT 20 unit dari Dana Alokasi Khusus (DAK),” tuturnya

Lanjutnya, ditahun 2019 mendatang armada kapal tuna ditambah dengan jumlah 50 unit 3 GT dan 1 G sebanyak 20 unit, ditahun 2017 juga Pemkab Busel telah memberikan bantuan ke nelayan 15 unit kapal tuna dengan kapasitas 3 GT serta 55 unit 1 GT jenis perahu kantinting sudah termasuk jaring.

Dengan upaya pemerintah daerah kepada masyarakat nelayan didalam memberikan dukungan penuh untuk mengelola potensi perikanan Busel, diharapkan dapat berimbas pada kesejahteraan masyarakat dan laju pembangunan daerah

“Nelayan kita sebenarnya dimanjakan, tetapi kita berharap dengan segala fasilitas pendukung ini nelayan kita dapat bisa berkembang dengan baik. Kedepan tuna hasil dari perairan Busel kita beri label atau buatkan indentitas bahwa tuna itu dari Busel sebelum diekspor,” ucapnya

Ditambahkannya terkait pasaran sehingga nelayan mendapat harga yang layak dan kompetitif, pemerintah tidak lepas tangan. Pemkab Busel juga akan mencarikan perusahaan besar ataupun investor

“Realisasi program perencanaan pemerintah daerah didalam memanfaatkan potensi perikanan kita tidak sekaligus tetapi bertahap, nelayan dibekali dulu dengan teknologi alat tangkap yang lebih memdai setelah itu fasiltas pendukung pasaran tuna selanjutnya. Namun kita berharap dengan hasil kekayaan laut Busel yang potensinya cukup besar ini dapat menyumbang laju perekonomian masyarakat Busel,” tukasnya (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This