Ikut Halo Sultra, Pemda Muna Tetap Tampilkan Konsep “Mai Te Wuna”.

image_pdfimage_print

 

Peliput: Iman Supa

RAHA, BP – Dalam Mengikuti Halo Sultra Ke-54 Pemerintah Kabupaten Muna tetap menampilkan konsep “Mai Te Wuna” dalam mempromosikan objek wisata unggulan.

Kegiatan Halo Sultra ini dilaksanakan di Kota Kendari dimulai sejak 23- 27 April 2018.

Menurut Kabag Humas dan protokoler Pemkab Muna, Amiruddin Ako mengatakan potensi wisata yang dipamerkan di ajang Halo Sultra ini diusung dengan konsep “Mai Te Wuna” sebagai mana jargon yang saat ini tengah gencar dilakukan oleh pemerintah dalam mempromosikan potensi wisata didaerah tersebut.

“Kita masih mempromosikan dengan gagasan yang sama “Mai Te Wuna” selain itu promosi industri kain tenunan kita juga gencar dilakukan agar bisa bersaing, dan hal inilah yang akan ditampilkan dipameran”Ungkapnya saat ditemui disela-sela persiapan Halo Sultra. Senin (23/4).

Selain potensi wisata lanjutnya, pemkab Muna juga menampilkan sektor pertanian, perikanan bahkan industri kecil,

Pada pagelaran Halo Sultra tahun 2017 lalu, Pemkab Muna menampilkan rumah adat tradisional yang menjadi stand Kabupaten Muna dengan ukuran berkisar 4 X 7 meter dengan konstruksi dari kayu besi sebagai tiang dengan lantai dari bambu, serta atap dari alang-alang sehingga nampak unik. Namun hal itu tidak dilakukan lagi ditahun 2018 ini, Jelas Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Muna ini.

“Sekarang ini sudah tidak diperbolehkan, karena stand sudah disiapkan masing masing tinggal disewa,” tutupnya. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This