Cegah KDRT, Pemkab Gelar Sosialisasi pada Ibu dan Anak Sekolah

image_pdfimage_print

Peliput Alyakin

PASARWAJO, BP – Untuk mencegah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton menggelar sosialisasi pencegahan KDRT di Aula Kantor Bupati Buton Kamis (03/05).

Plt Bupati Buton La Bakri dalam pidatonya yang disampaikan langsung Setda Buton, LM Zilfar Djafar mengatakan kegiatan sosialisasi pencegahan KDRT salah satu program kegiatan strategis dengan tujuan memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat.

“Pentingnya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga sejak dini, guna untuk mengurangi kekerasan yang terjadi saat ini,” katanya

Mengingat bahwa manusia pada dasarnya memiliki hak untuk hidup dan itu merupakan anugerah yang wajib dihormati, dikunjung tinggi dan dihormati oleh negara. Kata dia, kekerasan dalam rumah tangga telah menajadi trend dikehidupan masyarakat. Sejak dahulu sampai sekarang, KDRT terjadi disetiap lapisan masyarakat mulai dari kalangan bawah, menengah sampai atas.

Pengertian KDRT sangatlah luas, kata dia, namun pada intinya menyebabkan penderitaan pada fisik, non fisik terhadap istri dan anak. Tindakan KDRT merupakan suatu tindak pidana dan dapat dikenakan ancaman hukuman pidana sesuai UUD Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT,

“Akibat kekerasan dalam rumah tangga, pada umumnya Korban mengalami Stres dan dispresi, dan korban juga merasa ketakutan dan trauma,” katanya

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kementerian RI Nur Anah mengatakan penyebab terjadinya KDRT dapat di karenakan adanya berbagai macam masalah seperti pendidikan, ekonomi dan perselingkuhan.

“Penyebab KDRT, Pendidikan, Ekonomi Perselingkuhan, tapi yang dominan itu adalah ekonomi,” jelasnya

Bagaimana cara mencegah KDRT, kata dia, itu dimulai dari dalam keluarga.

“Stop kekerasan dalam rumah tangga, Stop kekerasan pada perempuan dan anak, stop perdagangan anak, stop ketimpangan ekonomi,” tegasnya
Untuk diketahui, Kegiatan itu turut Hadir, Plt Setda Buton LM Zilfar Djafar, Kabid Penanganan KDRT, Kementerian RI Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Nur Anah, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan serta jajarannya, Mahasiswa UMB, Tim PKK Kabupaten Buton, Remaja Mesjid, Karang Taruna Kecamatan, Organisasi Kepemudaan. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This