Kerap Cium Bau Busuk Sampah, Warga Minta Bupati Butur Evaluasi DLH

image_pdfimage_print

 

Peliput: Darson

BURANGA,BP – Bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan diminta untuk mengevaluasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Lantaran, instansi yang dipimpin Tayeb itu dianggap tidak becus menangani persoalan sampah.

Warga merasa sudah jenuh tiap hari mencium bau tak sedap dari sampah yang berhamburan di bahu jalan di beberapa tempat di Ereke. Misalnya saja di Kelurahan Wandaka, Saraea, dan Wasalabose, sejumlah pengendara sepeda motor dan pejalan kaki merasa tergganggu dengan banyaknya sampah yang sudah hampir menutupi ruas jalan.

Salah seorang warga Kelurahan Wandaka, AG namanya ingin diinisialkan namanya mengatakan, terkadang sampah tersebut dibiarkan dan sesekali saja diangkat oleh petugas pengangkut sampah. Atas kondisi itu, ia merasa tidak nyaman dan risih dengan tumpukan sampah, apa lagi menyebarkan bau busuk.

“Kita sudah bolak balik memasang tanda larangan dan menyampaikan pihak Dinas Lingkungan Hidup untuk mengatasi sampah itu. Sepertinya mereka hanya tutup mata,” katanya.

Olehnya itu, AG mengharapkan kepada bupati untuk mengevaluasi kinerja pimpinan DLH. “Hanya persoalan sampah saja tidak bisa diatasi. Padahal Ereke ini kan tidak luas. Makanya kami harap bupati dapat mengevaluasi instansi ini,” herannya.

Sementara itu, kepala DLH Butur Tayeb melalui Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan La Ubo, mengaku saat ini mengalami kekurangan armada untuk mengangkut sampah. “Kita memiliki empat armada, satu armada lagi dalam perbaikan dan yang satunya rusak di parkir di belakang kantor, serta duanya lagi beroperasi.” ujarnya.

Sebelumnya, puluhan honorer instansi tersebut mengadu di Polsek Kulisusu karena gajinya mereka selama 4 bulan tak pernah diberikan. La Ubo mengaku, tak diangkutnya sampah-sampah tersebut bukan karena kekurangan personil. “Kendalanya kekurangan di armada, sementara personil pengangkut sampah cukup,” pungkasnya. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This