Kebangkitan Bangsa, Kominfo Ajak Masyarakat Hadapi Hoax di Era Digital

image_pdfimage_print

Peliput : Prasetio M

BAUBAU, BP – Memperingati moment Kebangkitan Bangsa, Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Baubau mengajak masyarakat Kota Baubau menghadapi informasi Hoax. Informasi hoax ramai digencarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di era digital, khusus melalui media sosial.

Pj Walikota Baubau Hado Hasina melalui Asisten 1 Kota Baubau La Ode Aswad saat memberikan sambutannya pada acara Sarahsehan Kebangkitan bangsa disalah satu Hotel di Kota Baubau, Senin (14/05) mengatakan, kebangkitan bangsa indonesia saat ini tidak luput dari kebangkitan teknologi yang begitu pesat. Terutama kebangkitan informasi dan teknologi, internet merupakan salah satu media yang memegang peranan penting dan tidak dapat dinpandang sebelah mata.

“Saat ini kita telah memasuki dunia tanpa batas yang bergerak dengan sangat cepat dan apa yang akan terjadi kedepan tidak dapat diprediksi lagi,” kata Aswad.

Dikatakan, Internet tidak hanya memberikan dampak yang positif, melainkan juga dapat memberikan dampak negatif. Penyampaian informasi dapat diperoleh dengan sangat cepat, dan dipergunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Sudah banyak kasus yang terjadi didunia maya seperti pencemaran nama baik, kekerasan dan pelecehan, pornografi dan judi online serta yang lagi marak saat ini yaitu penyebaran informasi yang tidak benar (Hoax).

“Internet bagai pisau bermata dua. Jika digunakan untuk memotong sayur akan bermanfaat, namun sebaliknya jika digunakan untuk melukai maka akan menyakitkan,” ujarnya.

Penyebaran berita Hoax di media sosial sudah sangat memprihatinkan. Untuk mencegah penyebaran berita Hoax Pemerintah Kota Baubau telah berupaya melakukan pendekatan-pendekatan untuk meminimalisir bahaya hoax. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melakukan sosialisasi bahaya Hoax keseluruh kalangan masyarakat.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Idrus Taufiq Saidi mengatakan, Hoax sendiri dapat dikategotikan sebagai penyakit menular yang tidak menyakitkan namun memiliki dampak yang berbahaya. Sehingga sangat penting seluruh lapisan masyarakat memiliki persepsi yang sama terkait Hoax.

Dikatakan, Kota Baubau sendiri kedepan akan melaksakan pesta demokrasi sehingga perlunya masyarakat untuk bijak menerima informasi yang tidak rasional dan sifatnya menghasut. Sementara itu, pihaknya telah melakukan sosialisasi dimasyarakat tentang pemberitaan hoax, saat ini pihaknya melibatkan sejumlah utusan siswa dari sekolah yang ada di Kota Baubau. Dikarenakan penggunaan internet telah dimasukan dalam salah satu Mata Pelajaran, sehingga dengan kegiatan ini siswa dapat menyebar luaskan kepada teman-temamnya untuk mengetahui mana Informasi yang bermanfaat buat siswa kedepannya.

“Lagi-lagi kita mau merubah mindset bahwa internet itu tidak bisa kita jauhi dan hindari. Namun bagaimana kita mampu mengolah secara bijak,” kata Idrus.

Ditambahkannya, untuk kejahatan yang dilakukan di dunia maya dapat dikenakan sansi kurungan selama empat tahun dan denda ganti rugi sebanyak Rp 750 juta.

X

Pin It on Pinterest

X
Share This