Polres Muna Musnahkan Minuman Tradisional dan Pabrikan

image_pdfimage_print

 

Peliput: Iman Supa

RAHA, BP – Kepolisian Resort (Polres) Muna kembali melakukan pemusnahan barang bukti hasil operasi Cipkon (Cipta Kondisi) berupa minuman tradisional hingga minuman pabrikan.

Pemusnahan yang dipimpin langsung Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga turut dihadiri Dandim Muna Idris Hasan, Kepala Pengadilan Negeri (PN) yang diwakili Aldo Adrian Hutapea, Kejari Muna, Ketua DPRD Muna, Mukmin Naini hingga keterwakilan Pemda Muna dan Mubar di Mapolres Muna, Senin (14/5).

Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mengatakan pihaknya berhasil menyita miras tradisional berupa kameko sebanyak 4.766 liter, arak sebanyak 3.299 liter. Sedangkan minuman pabrikan 564 botol

“Atas kinerja yang dicapai oleh anggota Polres Muna dalam memberantas penyakit masyarakat, hasilnya sangat memuaskan karena Polres Muna mendapat rangking 1 karena mampu menyita 8 ton minuman keras (Miras),” jelasnya.

A.R.P. Sinaga Menyebutkan Semua barang bukti yang disita berasal dari 183 pengedar dan 15 pengguna miras.

“Saat ini wilayah hukum Polres Muna baik Muna, Mubar hingga Butur masih dalam keadaan damai dan kondusif,” katanya

Disampaikan itu ia berharap agar suasana seperti ini tetap dipertahankan dan kerja sama dengan intansi terkait, stakeholder, Pemda Muna, TNI, tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk bersama-sama bersinergi demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Ketua DPRD Muna Mukmin Naini sangat mengapresiasi pihak Polres Muna dan jajarannya dalam penanganan penyakit masyarakat ini.

“Peredaran alkohol di Muna itu cukup besar. Kita (DPRD) dan Pemda Muna sudah pernah melakukan duduk bersama merancang peraturan daerah (Perda) tentang minuman beralkohol, namun Perda itu belum ditetapkan karena masih dalam tahap uji publik,” tambahnya. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This