Pemkab Buton Sediakan 4250 Sertfikat Tanah Gratis

image_pdfimage_print

– La Bakry: Tahun Ini Tuntas

Peliput: Alyakin

PASARWAJO, BP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton bakal menuntaskan program pusat khususnya pembuatan sertifikat tanah gratis demi kesejahtraan masyarakat. Pembuatan sertifikat tanah gratis ini direncanakan tuntas pada tahun ini.
Sebanyak 4250 sertifikat tanah yang disediakan untuk masyarakat Kabupaten Buton. Namun untuk merealisasikannya, Bupati Buton Drs La Bakry Msi telah membahasnya dalam rapat koordinasi internal daerah yang diselenggrakan di Aula Kantor Bupati Buton Senin (05/21).
“Masih kurang 4250 lebih untuk tahun ini dan harus tuntas,” ungkap Drs La Bakry.
Dikatakan, program pertanahan merupakan program pemerintah pusat yang harus disukseskan di daerah. Sehingga semua pihak dilibatkan seperti camat, lurah dan para kepala desa untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk membuat sertifikat tanahnya.
“Mudah-mudahan kita bisa menggenjot semua sehingga target pusat di daerah kita bisa capai,” katanya.
Pihaknya mengakui, dari tahun ke tahun pengurusan sertifikat tidak mencapai target. Pasalnya masyarakat belum memahami atau kurangnnya kesadaran, sehinggga tidak konsen dalam memperjuangkan haknya.
“Pemerintah sudah memberikan kekeluasaan untuk masyarakat memiliki hak atas tanah, tapi pasti ada masalahnya yang mungkin dialami oleh masyarakat itu sendiri seperti soal pemahaman,” ujarnya.
Menurut orang nomor satu di Kabupaten Buton itu, pembuatan sertifikat tanah dapat membantu perekonomian masyarakat. Pihaknya berharap, pemerintah kecamatan maupun pemerintah lurah dan desa untuk intens dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Pertanahan di Kabupaten Buton, La Ariki SPtnh SH Msi menjelaskan, sertifikat tanah untuk lintas sektor nelayan 100, transmigrasi 350, pertanian 300, UKM 100. Yang telah disalurkan di Kelurahan Kamaru sebanyak 300 dan Desa Sribatara 50 sertifikat tanah.
“Pertengan tahun terbit 127, tetapi Inshaalah karena kegitan yang sifatnya punya terget tentu kami upayakan sebelum tahun anggaran kami sudah selesaikan,” tuturnya.
Dikatakan, jika antusias masyarakat dalam melakukan pengurusan tanah masih kurang. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This