AS Tamrin: Omong Kosong Kalau Ada yang Biayai Saya di Pilkada Lalu!

image_pdfimage_print

– Itu Mutlak Pakai Uang Saya Sendiri TidaK Benar Ada Orang yang bantu Pakai Uangnya

BAUBAU, baubaupost.com – Walikota AS Tamrin membantah keras jika ia berutang uang cost politik kepada seseorang di Pilkada sebelumnya. Dia menegaskan cost Pilkada 2012/2017 mutlak memakai uangnya sendiri.

Hal ini disampaikan dalam konferensi pers kepada sejumlah awak media di kediamannya, Kamis 31 Mei 2018. Dia menegaskan tidak benar jika ada yang membiayai AS Tamrin maju di Pilwali lalu.

“Rupanya sudah lama bergulir ini isu pembusukan, pembohongan. Katanya ada yang biayai saya, itu saya nyatakan tidak betul, itu omong kosong,” kata As Tamrin.

Untuk isu ini ia merasa perlu mengklarifikasi biar jelas. Jika dibiarkan kata dia, akan menjadi beban moril untuk anak dan kelurganya kedepan. Ia menelusuri jika isu tersebut sengaja dan telah lama di hembuskan oleh orang yang sengaja ingin membunuh karakter dan menjatuhkan nama baiknya.

“Kalau betul ada mari maju dimukaku berapa uang itu, jangan hanya bicara di luar sehingga kita dibusukan,” ujarnya.

Lima tahun lalu ada uang namanya kost Pilkada dan dirinya bertarung menjadi Walikota bukan tanpa modal biaya. Ia diberi kepercayaan oleh Gubernur Nur Alam untuk memegang PAN di Kota Baubau. Meskipun ini pembusukan yang juga dihembuskan di alat jejaring sosial oleh aqun palsu, AS Tamrin mengaku tidak akan membawanya ke ranah hukum.

“Karena saya berpedoman dengan prinsip orang tua kita di sini, jangan kita bangga-bangga orang Buton berbudaya baru tingkah laku kita tidak berbudaya,” tuturnya.

Dia menyayangkan masih adanya generasi Kota Baubau yang memiliki mental tidak terpuji. Seharusnya antara sesama memberikan pelajaran baik dan menampilkan kedewasaan diri serta menampilkan watak ke Butonan.

Ia berharap kepada tim, simpatisan, relawannya dan para konstotien untuk terus bekerja dengan baik. Dan di bulan suci ramadhan ini seluruh pihak agar dapat membersihkan hati, jiwa dan pikiran dalam menghadapi pemilihan kepala daerah yang damai, santun dan bermartabat serta ikhtiar mendapatkan kemenangan dengan cara yang santun.(PRASETIO M)

 

X

Pin It on Pinterest

X
Share This