Pesan Agus Faisal Kepada Masyarakat dan Pemerintah Busel

image_pdfimage_print

BAUBAU, baubaupost.com- Selepas resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan mendekam dirumah tahanan KPK, Agus Faisal Hidayat (AFH) melalui kuasa hukumnya ia menitipkan sejumlah pesan kepada masyarakat dan pemerintah Kabupaten Buton Selatan. Hal itu diungkapkan Imam Ridho Angga Yuwono ( Angga) selaku Kuasa hukum Agus Feisal Hidayat, S.Sos., M.Si saat dihubungi Baubau Post Via What Sapp, jumat (01/06) “Hari ini saya baru tiba di Baubau, beberapa hari yang lalu saya ke Jakarta untuk menemui Bupati Buton Selatan Non Aktif.

Dalam pertemuan tersebut AFH kerap bercanda ria menyikapi masalah yang ia hadapi sehingga pertemuan kami sangat santai dan suasananya begitu ceria, selain berdiskusi terkait masalahnya ada beberapa pesan beliau kepada beberapa pihak yang harus saya sampaikan apabila saya bertemu dengan awak media,” kata Angga. Dikatakan, pesan yang ingin disampakaikan AFH antara lain, Ia sangat menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK dan akan berupaya mempermudah urusan penyelidikan dan penyidik KPK. Dan ia meminta maaf kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Buton Selatan, terkait persoalannya apabila persoalannya mengganggu pemikiran dan perasaan, serta memohon doanya agar ia dapat segera menyelesaikan masalahnya dengan baik.

Selain itu, tidak menutup kemungkinan ada masalah dengan kubu politik yang lain, pasalnya karena AFH adalah seorang politisi. Maka melalui moment bulan suci ramadhan kliennya meminta maaf kepada kubu politik lainnya apabila ada hal yang tidak berkenan dan melukai hati, selama ia berkiprah dalam dunia politik hingga saat ini. Tak lupa pula ia meminta maaf kepada seluruh Anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan, Pegawai dan Anak Magang dalam Lingkup Pemerintahan Kabupaten Buton Selatan beliau meminta maaf atas kejadian ini dan meminta maaf apabila ada hal-hal yang tidak berkenan semasa kepemimpinannya di Kabupaten Buton Selatan.

AFH memohon doa dan dukungannya agar masalah yang dialaminya cepat selesai. “Selanjutnya beliau juga berpesan agar Pegawai Negeri dan Anak Magang dalam Ruang Lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Selatan tetap menjalankan proses pemerintahan dengan tertib dan baik di bawah komando bapak Haji La Ode Arusani sebagai Plt. Bupati Buton Selatan,” ujarnya. Sementara itu terkait munculnya konsultan politik yang disebut-sebut adalah murni inisiatif dari AFH. Konsultan politik tersebut dikontrak secara pribadi oleh AFH untuk mengetahui sejauh mana kondisi Pilgub Sultra 2018 dan hal ini tidak diketahui dan tanpa ada kontrak dengan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur RM-SK.

Ia menambahkan, selaku Penasihat Hukum Agus Feisal Hidayat dan Tony Kongres, meminta agar masyarakat dan seluruh pihak termasuk KPK agar mengedepankan Asas Praduga Tak Bersalah. Dan berdasarkan hasil rembuk pihaknya tidak akan mempersulit upaya KPK dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan perkara tersebut, berpikir untuk mengajukan praperadilan. “Mereka berdua belum tentu bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana di duga oleh KPK, karena harus di uji di Sidang Pengadilan Tipikor sampai pada putusan ingkracht,” tutupnya.(Prasetio M)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This