Imigrasi Wakatobi Undang Timpora Gelar Rapat Koordinasi

image_pdfimage_print

 

Peliput: Duriani

WAKATOBI, BP – Kantor Imigrasi Kabupaten Wakatobi menggelar rapat terkait Pengawasan Orang Asing. Rapat yang diikuti Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) tersebut, bersifat sharing informasi lintas anggota dalam menjalankan tupoksi bertempat di Aula Kantor Imigrasi Wakatobi, Jumat (6/7/2018).
Kepala Kantor Imigrasi Kabupaten Wakatobi, DR Saroha Manullang, mengungkapkan sharing informasi antara sesama anggota Timpora sangat diharapkan. Apalagi perhatian pemerintah pusat terhadap Kabupaten Wakatobi yang ditetapkan sebagai salah satu daerah destinasi pariwisata unggulan di Indonesia. Sehingga peran dan sinergitas lintas institusi yang tergabung dalam Timpora sangat urgen.
“Pemerintah pusat menetapkan Wakatobi sebagai salah satu top ten destinasi pariwisata di Indonesia. Maka tugas Timpora sangat diharapkan. Terutama dalam memahami tugas pokok dan fungsi sehingga keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Wakatobi bisa terpantau. Dan tidak menimbulkan kerugian bagi daerah dan negara dalam pelanggaran administrasi,” ungkap Saroha Manullang.
Menurut pria asal Sumatera Utara tersebut, dalam wadah Timpora sinergitas harus selalu terjaga. Sehingga tujuan terbentuknya Timpora dapat tercapai sesuai perintah undang-undang. Melalui rapat itu, Saroha Manullang berharap semua institusi yang tergabung dalam Timpora dapat mengemban misi besar Timpora dan meninggalkan ego sesuai kewenangannya.
“Semua institusi yang tergabung dalam Timpora harus meninggalkan ego mamsing-masing sesuai kewenangannya. Kita semua harus mengemban misi besar Timpora. Sehingga semua keberadaan dan aktivitas orang asing di Wakatobi dapat terkontrol,” ucap Saroha Manullang.
Saroha Manullang, juga mengatakan jika kedepan tidak menutup kemungkinan semua anggota Timpora akan turun lapangan melaksanakan operasi gabungan. Itu semua sebagi bentuk melihat secara riil kondisi lapangan terkait keberadaan dan aktivitas orang asing.
“Melalui wadah Timpora ini, sharing informasi antar anggota sangat perlu. Kedepan akan kita turun lapangan lakukan operasi gabungan. Guna melihat secara riil aktivitas orang asing. Apalagi wilayah Kabupaten Wakatobi 97 persen adalah laut,” tutupnya. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This