Penerbitan Suket Kembali Disoal

image_pdfimage_print

Disdukcapil: Suket Sah, Tidak Dibuat-buat

Peliput: Zul

 

BAUBAU, BP – Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Baubau kembali dipermasalahkan. Kali ini pengunjuk rasa dari Lembaga advokasi hak asasi manusia (Leadham) Internasional, senin (9/07).

Dalam orasinya, Koordinator Aksi Ali Munir mengungkapkan, pihaknya menilai terjadi pemalsuan suket yang dikeluarkan oleh Disdukcapil. Menurutnya, Disdukcapil tidak mungkin mengeluarkan suket yang ditandatangani dan distempel oleh Direktorar Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Suket yang dikeluarkan hingga pada tanggal 27 memiliki stempel dan tanda tangan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, hal ini sangat lucu. Terlebih, tidak mungkin pihak Ditjen memberikan wewenang untuk penandatanganan suket kepada Disdukcapil,” ungkapnya.

Selain itu, masyarakat yang telah melakukan perekaman akan diberikan suket yang didalamnya terdapat foto. Namun diketahui, terdapat suket yang tidak memiliki foto.

“Kami memiliki data bahwa ada suket yang tidak memiliki foto, sehingga akan kami pertanyakan pada Panwas,” ujarnya

.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil H Sahirun membantah dengan tegas adanya pemalsuan suket tersebut. Disebutkan jika pembuatan suket telah berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Untuk suket yang telah tertera tandatangan dan stempel pada suket memang benar adanya, karena hal tersebut sudah tertera memang dalam blangko yang terdapat dalam aplikasi, sehingga tidak dibuat-buat. Suket sah yang dikeluarkan memiliki tandatangan basah dari Kepala Disdukcapil,” jelasnya.

Ditambahkan suket yang dikeluarkan oleh pihaknya sudah diadakan perekaman pada tanggal 27 memiliki foto.

Amatan koran ini, aksi unjuk rasa dijaga ketat oleh aparat Satpol PP, maupun TNI/Polri, sehingga unjuk rasa berjalan tertib. (#)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This