Kunjungi Butur, Mentan Bawa Bantuan Alat Pertanian

image_pdfimage_print

Peliput: Darmawan

BURANGA, BP- Menteri Pertanian, Dr Ir Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan sejumlah alat pertanian. Bantuan itu diserahkan secara simbolis kepada kelompok tani di Desa Dampala Jaya, Kabupaten Buton Utara (Butur), Kamis 26 Juli 2018.

Bantuan itu berupa alat Rice Miling (RMU) 1 unit kapasitas 1,5 ton/jam, Excavator Mini 1 unit, Traktor roda empat multiguna 1 unit, Traktor roda empat 3 unit dan Traktor roda dua 10 unit. Sementara bantuan lain dijanjikan dalam waktu dekat ini antara lain Excavator besar seharga 3 M, Traktor besar 4 unit, Hand Traktor 13 unit, pompa air 5 unit, benih organik, alat perontok padi dan tiga ekor sapi bunting yang ditunjuk langsung oleh Mentri Pertanian saat dialog.

Andi Amran dalam sambutannya mengatakan, setelah empat tahun menjabat menteri pertanian baru hari ini ditakdirkan hadir di tengah-tengah masyarakat Buton Utara. “Kami minta maaf baru sempat hadir, tapi kiriman bantuannya setiap tahun”, katanya.

“Pilih mana orangnya atau bantuannya. Terpenting ada ekskafator ukuran kecil atau sedang. Benar pak kadis? Tolong dari pertanian dari pusat. BPTP mana you yang berjanji kirim Excafator besar ke Buton Utara, minta paling lambat dua minggu sudah tiba. Harganya, Rp 2-3 miliar”, katanya.

Andi berharap bantuan alat pertanian itu dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk kesejahteraan rakyat.

Sementara itu, Bupati Butur Abu Hasan dalam sambutanya mengatakan bersyukur dan berterimakasih karena sejak Buton Utara menjadi daerah Otonomi baru pertama kalinya dikujungi mentri. “Pak menteri saya laporkan sudah dua hari kebatinan masyarakat Butur suasana kebatinan sangat senang sekali mendengar berita Mentan berkunjung ke wilayah daerah terpelosok Indonesia karena berada diujung utara pulau Buton Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Dijelaskan, sudah menjadi relaitas bahwa sektor pertanian menjadi penggerak roda perekonomian nasional. Dan hari ini, dibawah kepemimpinan pak menteri sejumlah komuditas unggulan pangan strategis sudah mampu memenuhi hajat masyarakat Indonesia tidak terkecuali di BUtton Utara.

“Saya kira kita membaca berita-berita di media bahwa sektor pertanian sudah ikut mendongkrak citra Indonesia di mata dunia internasional. Ini semua tidak terlepas dari tangan dinging pak menteri dari kemampuan mengorganisir semua potensi yang ada,” ungkapnya.

Abu Hasan menambahkan, Potensi pertanian, perikanan, dan peternakan diwilayah Indonesi sangat besar. Buton Utara memiliki potensi yang cukup besar disektor pangan. Padi sawah, ladang organik, jagung dan kedelai. Disektor perkebunan juga daerah ini kelapa dalam, cengke, lada, kakao, dan jambu mente.

Di sektor perternakan masyarakat sangat antusias meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka melalui peternakan sapi, kambing, dan ayam. Tak kalah pentingnya, masyarakat petani di Butur sangat mengucapkan terimah kasi kepada pak menteri atas bantuan yang sudah diberikan.

Dan selanjutnya, kata Abu Hasan, bantuan itu sudah dimanfaatkan semaksimal mungkin. Walaupun memang wilayah Buton Utara sangat luas dan petaninya cukup banyak. Tentu, bantuan yang ada diatur sedemikian rupa sehingga masyarakat bisa menikmati secara bergilir.

Sejak dua tahun lalu Kabupaten Buton Utara sudah dicanangkan sebagai kabupaten organik. “Ini baru awal dan langkah permulaan. Saya berharap ada langkah-langkah berikutnya. Kerja-kerja besar yang masa akan datang di Kabupaten Buton Utara terkait perkembangan pertanian organik,” jelas Abu Hasan.

“Sekali lagi atas nama pribadi mengucapkan selamat doakan. Selama di Buton Utara sehat wal afiat seluruh rombongan kembali ke tempat tugas. Tanpa kurang,” terangnya. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This