Kantor Setda Butur Mulai Berlakukan Absensi Sidik Jari

image_pdfimage_print

Peliput: Darson

BURANGA, BP – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) terus berupaya menegakan disiplin ASN ataupun Pegawai Tidak Tetap (PTT). Belum lama ini, kantor sekretariat daerah setempat mulai memberlakukan absensi sidik jari.

Absensi sidik jari ini diprogram sesuai jam masuk kantor dan jam pulang kantor. Dengan demikian, akan diketahui pasti berapa ASN maupun pegawai PTT yang malas masuk kantor.

Sekretaris Daerah Butur Muh Yasin ditemui di kantornya, Selasa (31/7) mengatakan, pemberlakuan absensi sidik jari pastinya ada sanksi yang menunggu para pegawainnya jikalau dilihat masih malas .

Tentunya ujar dia, ada penegakan aturan disiplin pegawai, baik penundaan gaji untuk ASN, dan pemberhentian gaji untuk pegawai PTT malas. “Dengan pemberlakuan absen sidik jari ini dapat memonitor langsung tingkat kehadiran ASN,” katanya.

Dirinya berharap, dengan adanya pemberlakuan absensi sidik jari, maka tingkat kehadiran ASN di kantor mulai stabil. Tentunya, ucap mantan kepala Dinas Koperasi Butur ini akan berdampak pada kualitas kerja.

Dari pantauan awak media ini, tampak ASN maupun pegawai PTT di Kantor Setda Butur itu pada jam pulang sedang antri untuk melakukan Scan sidik jari pada absen elektronik melalui alat perekam sidik jari. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This