Masyarakat Buton Harap Festival Budaya Tua Dilestarikan

image_pdfimage_print

 

Peliput: Alyakin

PASARWAJO, BP – Sejumlah masyarakat di Kecamatan Pasarwajo berharap agar kegiatan Festival Budaya Tua (FBT) di Kabupaten Buton terus berlanjut. Sehingga kebudayaan-kebudayaan yang hampir punah dapat terus dilestarikan.

Sunatan Masal yang digelar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton, Kamis (16/08) merupakan proses tandaki yang bakal ditampilkan pada ivent kelendar nasional. Mereka sangat memahami atau mengerti pada kegiatan tersebut, karena kegiatan (FBT) bukan tahun 2018 dilakukan melainkan sudah dilaksanakan pada tahun – tahun sebelumnya.

Salah satu warga Desa Banabungi, Bintang mengatakan, kegiatan FBT agar diteruskan seperti sunat/tandaki yang juga merupakan salah satu budaya atau adat Buton. Karena setiap tahun anak-anak semakin tumbuh dan perlu dilakukan sunat/Tandaki

“Sunatan massal entah dia secara agama dan kesehatan itu baik jadi memang bagus jika diadakan tiap tahun,” katanya.

Dikatakan, kegiatan ini sangat membantu masyarakat kurang mampu.

Hal senada dikatakan salah satu warga desa Dongkala, Ana usai anaknya disunat oleh Dokter RSUD Kabupaten Buton di Gedung Wakaaka. Dirinya bersyukur karena anaknya mendapatkan pelayanan secara baik oleh dokter dan anaknya sangat senang ketika disunat.

“Kegiatan ini tidak ada pengeluaran biaya, Gratis, ini anak saya dapat Snack (Kue-Red) dan obat dari dokter, dan saya berharap kegiatan festival budaya Tua Tetap dilanjutkan jangan sampai berhenti di tahun ini,” ujarnya. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This