Warga Minta Bupati Buton Copot Lurah Wasaga

image_pdfimage_print

 

Peliput Alyakin

PASARWAJO, BP – Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Penyelamat Wasaga (AMPW) melakukan aksi unjuk rasa di Kelurahan Wasaga, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton Senin (01/18). Dalam orasinya mereka meminta Bupati Buton agar memberhentikan Lurah Wasaga, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Senin (01/10).

Diperkirakan pada Pukul 09.30 wita kantor kelurahan Wasaga disegel, dan penyelegelan terus dilakukan apa bila Lurah Wasaga, La Sia tidak di Copot atau diberhentikan sebagai Kepala Kelurahan.

“yang pasti, apabila dalam tempo 7 kali 24 jam setelan diserahkannya surat pernyataan ini ke Bupati Buton dan tidak diindahkan maka penyegelan tetap kami lakukan dan memboikot seluruh aktifitas pemerintahan Kelurahan Wasaga,” tegas Koordinator Lapangan (Korlap) Sardi Daud di Depan Kantor Kelurahan Wasaga

Menurutnya, Lurah Wasaga, La Sia telah bertindak sewenang-wenang dalam pengangkatan Ketua LPM karena telah mengabaikan dan melecehkan hasil keputusan panitia pemilihan ketua LPM Kelurahan Wasaga yang sebelumnya telah dibentuk dan disepakati oleh masyarakat Wasaga.

“Sebelumnyakan sudah ada rapat musyawarah umum dan sudah ada panitianya, tapi kenapa tiba-tiba dia (La Sia) malah menunjuk sendiri ketua LPM, dan yang ditunjuk ini sudah bekerja selama 12 tahun tidak pernah mempertanggungjawabkan tugasnya,” katanya

Selain itu, La Sia juga dituding kerap melakukan pungutan liar kepada masyarakat seperti pengurusan surat izin kayu dan pengurusan-pengurusan lainnya. Parahnya, kata mereka Lurah Wasaga sering melakukan eksploitasi kayu di Hutan Adat Wasaga untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya tanpa diketahui oleh Parabela dan/atau Sara Wasaga sebagai pimpinan masyarakat adag.

“Dan beberapa pengolah kayu ketika ditangkap masyarakat kerap kali mengandalkan surat sakti Lurah Wasaga, Lurah Wasaga juga sangat diskriminatif dan nepotisme dalam pelayanan kepada masyarakat terutama menyangkut masalah kesejahteraan” bebernya.

Tidak hanya itu, Tambahnya, Kepala Kelurahan Wasaga, La Sia juga telah menghinakan para kepala lingkungan (kepala kampung) yang dijadikan sebagai tukang buka kantor lurah dan cleaning serviks.

Untuk diketahui, hingga berita ini diterbitkan belum Kepala Kelurahan Wasaga, La Sia belum dapat dikonfirmasi pasalnya Pihaknnya tidak berada di Kantor kelurahan. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This