Tingkatkan Keselamatan, Kemenhub Gelar Bimtek Pelayaran

image_pdfimage_print

 

Editor: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Dalam rangka meningkatkan keselamtan pelayaran, Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menggelar bimbingan teknis (Bimtek) di Kota Baubau. Dalam Bimtek ini disamakan persepsi tentang keselamatan pelayaran.

Kasubdit Rancang Bangun, Stabilitas, dan Garis Muat Kapal Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut, Gigih Retnowati, Kamis (01/10) berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta yang mengikuti Bimtek. Menurutnya, keselamatan pelayaran di Kota Baubau sudah baik.

“Bimtek ini bukan sekedar seremoni belaka atau bukan rutinitas belaka, ini hanya awal atau bagian kecil dari pelaksanaan keselamatan pelayaran,” katanya seperti dikutip dari antarasultra.

Kegiatan ini diikuti oleh 104 peserta. Kegiatan Bimtek ini bakal dilakukan di 10 pelabuhan di Nusantara. Beberapa pelabuhan yang telah diberi Bimtek antara lain di Kali Adem (Jakarta), Bulu Kumba, Selayar (Sulsel), Surabaya dan Sumenep (Jatim).

“Bukan karena adanya kecelakaan di laut kita kebingungan dan Bimtek, tapi ini rutin yang selalu kita lakukan,” ujarnya.

Dikatakan, pelabuhan Baubau juga akan dijadikan acuan untuk dilaksanakan digitalisasi tiketing yang mengacu pada sistem keamanan dan keselamatan dan harus steril, termasuk semua awak kapal harus bersertifikat. Digitalisasi tiketing sangat penting untuk mengantisipasi kecelakaan kapal akibat kelebihan muatan.

“Misalnya harusnya kapasitas hanya 20 orang memaksa yang ternyata sering kali kalau kecelakaan kapal kelebihan kapasitas sehingga perlunya digital tiketing,” katanya.

Penegakkan hukum pelaut-pelaut tradisional usai Bimtek ini, harus bersertifikat sebagai wujud meningkatkan kesadaran bagi semua pemangku kepentingan yang berjibaku di laut.

Pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan Bimtek ini berasal dari Direktorat Kementrian Perhubungan diantaranya, Direktorat Pelabuhan dan Pengerukan, Direktorat Kenavigasian, Direktorat Lalulintas dan Angkutan Laut, dan Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai. (**)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This