Arhawi: FPT Rintisan Pemimpin Sebelumnya

image_pdfimage_print

 

Peliput: Duriani

WAKATOBI, BP – Bupati Wakatobi, H Arhawi, mengungkapkan jika pelaksanaan Festival Pulau Tomia (FPT) kini memasuki tahun ke – 3 sejak dilantik menjadi Bupati Wakatobi 2016 lalu. Merupakan rintisan pemimpin sebelumnya.

Hal itu diungkapkannya saat membuka FPT ke – 3 di lapangan Kebangkitan Usuku Kecamatan Tomia Timur, Sabtu (7/10/2018).

Menurut Arhawi, sesuai cita-cita dan visa misi daerah yang mengangkat pariwisata. Tentu setiap kali ada pergantian pemimpin maka sudah menjadi tanggung jawab untuk melanjutkan program dimaksud. Sehingga dasar-dasar tujuan berdirinya suatu daerah bisa tercapai demi kesejahteraan rakyatnya.

“FPT memasuki tahun ke – 3. Kegiatan ini dan juga festival lainnya di Wakatobi merupakan rintisan pemimpin sebelumnya. Dimana saat itu saya menjadi Wakil Bupati Wakatobi mendampingi Bapak IR Hugua. Sehingga wajib dikembangkan dan dilanjutkan karena menjadi tanggung jawab pemimpin berikutnya,” ungkap Arhawi dalam sambutannya.

Kata Bupati Wakatobi, pelaksanaan sejumlah event pariwisata di Wakatobi seperti FPT, meskipun secara kasat mata hanya berbentuk seremonial. Namun tidak disadari bahwa kegiatan budaya memiliki makna yang besar terhadap kelanjutan cita-cita pembangunan dan generasi kedepan.

“Budaya yang diwariskan orang tua terdahulu merupakan rujukan kehidupan kedepan. Karena budaya yang dikemas dalam kegiatan ini tanpa disadari akan memfilter pengaruh budaya asing,” kata Arhawi.

Pariwisata lanjut Arhawi, akan relevan jika budaya masa lampau terus dipertahankan dan dikembangkan. Selain mengembang misi pariwisata, budaya juga akan membentangi generasi kedepan dalam hal meningkatkan nilai-nilai keislaman.

Sementara itu Camat Tomia Timur, Drs Ramai, mengatakan FPT tahun ke – 3 mengangkat tema “Tomia Soea”. Tagline itu kata Camat Tomia, memiliki pemaknaan luas. Dimana antusias masyarakat Tomia Timur dalam FPT itu luar biasa.

“Tomia Soea miliki makna sesungguhnya pulau Tomia itu indah, nyaman, harmonis dan sempurna,” kata Camat Tomia Timur.

Drs Ramli, menambahkan FPT tahun ini mengangkat pemberdayaan dan pariwisata.

Sehingga dalam random acara akan ada kunjungan ke tempat-tempat wisata di Tomia Timur. Seperti hutan bambu di Kahianga, Tadu Sangia Waktu Kolo di Dete dan pengembangan wisata alam di Desa Timu. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This