Sekda Baubau Buka Kegiatan Kemah Budaya Po-5

Roni Muchtar: Kemah Budaya Jadikan Agenda Tahunan

Peliput: Fardin JS

BAUBAU, BP – Sekretaris Daerah (sekda) Kota Baubau dengan resmi membuka kegiatan perkemahan Budaya PO-5 yang bekerja sama dengan Balai Pelestari Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (11/10). Kegiatan kali ini cukup unik karena elite Kota Baubau memadukan busana Pramuka dengan pakaian kebesaran Buton.

Kegiatan Kemah budaya PO-5 dilaksanakan di Bumi Perkemahan Samparona, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau. Peserta kegiatan kemah Budaya berasal dari utusan kwartir cabang se kepulauan Buton dan seluruh SMPN yang ada di Kota Baubau ikut berpartisipasi.

Sambutan Wali Kota Baubau dibacakan Sekretaris Daerah Kota Baubau Roni Muchtar menyampaikan kegiatan perkemahan sangat bermanfaat bagi peserta yang mengikutinya, karena tidak didapatkan di bangku sekolah. Selain itu, peserta akan diajarkan tata cara hidup mandiri dan memiliki kreatifitas serta bertoleransi.

“Saya pesan kepada kakak-kakak pembina agar peserta perkemahan tidak dibuat manja kehidupan mereka. Sehingga ketika kembali ke rumah masing-masing anak menjadi mandiri dan terampil,” imbaunya.

Kata dia, karena baru pertama kali dilaksanakan kegiatan kemah budaya PO-5, ia mengimbau kepada kwartir cabang Kota Baubau agar melaksanakan kegiatan kemah budaya setiap tahunnya. Ia juga berharap, seluruh adik-adik peserta perkemahan yang berasal dari Kota Baubau untuk menjadikan kegiatan itu sebagai ajang silahturahmi dengan peserta dari luar Kota Baubau.

Selain itu, pihaknya berharap BPNB Sulawesi Tenggara serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membantu agenda ini agar dijadikan program nasional.

Dirilis dari Kominfo Baubau, kemah budaya Po-5 merupakan imlementasi dari filosfis Sara pataaguna dalam kebudayaan Buton sebagai esensi dan terapan nilai-nilai Pancasila dari kearifan lokal di daerah ini. Acara ini dikuti oleh sgenap gugus depan (Gudep) dan Satuan Karya dalam lingkup Kwartir Cabang se Kota Baubau, juga hadir para Purna Anggota Dewan Kerja (PADK) se Kepulauan Buton, para anggota Forkopimda dan segenap pejabat di kota ini.

Beberapa kwarcab di kawasan kepulauan Buton juga menghadirkan pesertanya diantaranya Buton Utara dan Buton Tengah masing-masing mengirimkan 16 orang pramuka penegak dan pandega serta beberapa orang pembina. (**)