BUMDes Gerakkan Industri Kecil

image_pdfimage_print

Peliput : Amirul

BATAUGA,BP-Kurang lebih 10 koperasi yang berkonsentrasi di sentra
kelautan dan perikanan bermitra dengan BUMDes di Buton Selatan. BUMDes ditengah-tengah masyarakat menjadi salah satu penggerak industri kecil.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Buton Selatan Amrin Abdulah mengatakan di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat mendongrak ekonomi masyarakat kecil, BUMDes dapat menaungi satu atau dua koperasi bahkan lebih.

“Sejak tahun 2016 hingga 2018 dana tersalurkan ke BUMDes kurang lebih Rp 500 miliar,” ucap Amril Abdullah beberapa waktu lalu

Dikatakannya, modal awal di kegiatan usaha atau koperasi tersebut
memiliki beberapa pilihan, bersumber dari dana desa salah satunya dari BUMDes, dari iuran masyarakat secara gotong royong atau melalui anggota koperasi.

Lanjutnya, jenis koperasi yang bermitra dengan BUMDes yang sudah
berjalan ditengah-tengah masyarakat Buton Selatan yakni di Desa Hendea yang telah memproduksi olahan jahe dan kopi. Olahan ini telah tersalur didalam daerah Busel bahkan telah dikirim ke luar daerah.

“Kalau di Lapandewa koperasi yang didanai BUMDes telah memproduksi olahan bawang dan di Siompu telah memproduksi garam dalam skala kecil dan,” ucapnya

Ditambahaknnya, hasil produk-produk dari beberapa desa tersebut jual di Kota Baubau bahkan telah merambah kedaerah lain bahkan dikirim ke nasional karena permintaan pasar

“Untuk memantapkan hasil olahan itu, memang dibutuhkan kemasan yang baik sehingga dapat memikat hati masyarakat,” katanya

Kata dia, mengimbau kepada pengusaha kecil untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut, untuk mendatangi rumah kerasi yang telah terbentuk sehingga mendapat pencerahan dan hasil produk Busel dapat bersaing dengan produk-produk lainnya yang tersebar secara nasional.

“Peran BUMDes ini sangat penting dalam menggerakan ekonomi masyarakat usaha kecil dalam mengolah hasil produk daerah ,” tukasnya (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This