Menunggu Pasokan Listrik, Pabrik Es Balok Busel Bakal Operasikan

image_pdfimage_print

Peliput : Amirul

BATAUGA,BP-Mesin pabrik es balok bantuan Kementerian Perdagangan dan
Perindustrian dengan kapasitas produksi 400 balok es perhari kepada
Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel), tinggal menunggu pasokan
listrik dari PT. PLN

Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Busel, Amril Tamim mengatakan mesin
pabrik es balok dengan kapsitas 10 ton perhari sudah berada di Buton
Selatan dan sementara dalam proses perakitan, sementara permohonan
pasokan listrik sudah dilayangkan kepada PT. PLN Cabang Baubau untuk
dipasang

“Pihak PLN sementara mengecek lokasi, dan dibutuhkan pasokan listrik
sebesar 66.000 watt,” ucap Amril Tamim saat ditemui di ruangannya,
Kamis (01/11)

Kata Amril, mesin pabrik es balok yang berada di Desa Katilombu,
Kecamatan Sampolawa berfungsi seperti kulkas beroperasi 1×24 jam dan
tidak boleh padam

“Jika pasokan listrik sudah terpasang dengan baik, maka akan diujicoba
di akhir tahun 2018 ini,” katanya

Upaya mendatangkan mesin es balok ke Buton Selatan merupakan jawaban
kegelisahan masyarakat nelayan yang sebelumnya harus mengambil es
balok di wilayah tetangga kota Baubau dan dirasa nelayan cukup jauh

“Ada nilai efisiensinya, nelayan tidak jauh-jauh mengambil es balok,
dan nelayan akan memenuhi kualitas ikannya akan tetap terjaga saat
dijual dipasar,” tuturnya

Lanjutnya, mesinnya es balok itu setelah rampung semua, bahwa sudah
sesuai kontrak, izinnya serta lainnya, Kementerian Perdagangan dan
Perindustrian akan mengibahkan kepada Pemkab Busel

“Kementerian Perdagangan dan Perindustrian sudah menjanjikan hal itu
dalam pertemuan FGD di Jakarta yang dipimpin langsung direkturnya,
setelah rampung maka secepatnya diserahkan ke daerah,” ucapnya

Pengoperasian untuk memproduksi es balok oleh daerah, kata Amril,
Kementerian Perdagangan dan Perindustrian memberikan kelonggaran yakni
tidak mesti menunggu hibah

“Daerah bisa melakukan produksi es balok guna melayani kebutuhan
masyarakat nelayan, sembari menunggu hibah itu diberikan kepada
daerah,” ungkapnya

Dia berharap dengan hadirnya mesin pabrik es balok dari bantuan
Kementerian tersebut dapat meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan dan
hal itu juga salah satu pendukung sentra kelautan dan perikanan
terpadu (SKPT). (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This