Wabup Buteng Buka Diklat Personil Damkar

image_pdfimage_print

Peliput: Anton

LABUNGKARI, BP – Dalam rangka mewujudkan profesionalitas kerja, puluhan personil Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Sat Pol-PP dan Damkar) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Balai Pertemuan Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Kapten Inf (Purn) La Ntau pada Kamis (29/11).

Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama antara Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Buteng dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Baubau selaku unsur pelatih. Materi Diklat tersebut pada intinya membahas tentang berbagai teori persiapan, praktek pelaksanaan proses pemadaman kebakaran, hingga tahap evakuasi korban jiwa maupun material.

Plt Kepala Dinas Satpol-PP dan Damkar Buteng Jamuri SPd MPd saat memberikan sambutan dihadapan puluhan peserta Diklat menegaskan bahwa, tugas pokok dan fungsi personil Damkar adalah dipersiapkan untuk proses pemadaman bila terjadi musibah kebakaran, upaya penyelamatan jiwa maupun materi.

“Tugas kita adalah mencegah, bagaimana caranya kita memadamkan api, kemudian kita selamatkan jiwa manusia maupun harta benda bila bila terjadi musibah kebakaran di masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengharapkan agar para peserta Diklat nantinya dapat meningkatkan kualitas kinerja.

“Yang terpenting, mari kita secara sabar, sungguh-sungguh, semaksimal mungkin dan ikhlas, karena tugas kita ini adalah tugas mulia, selalu kita menginspeksi rumah-rumah, kantor-kantor, untuk menghindari kebakaran, kalau meninggalkan rumah sebaiknya padamkan api kompor dan lain sebagainya,” harapnya.

Ucapan terima kasih kepada Wabup La Ntau, Kabid Damkar pak Joni yg mewakili Pemadam Kebakaran Kota Baubau,udah-mudahan kehadirannya bisa memberikan pencerahan kepada anggota kami, sehingga bisa bekerja semaksimal mungkin,

Jamuri menjelaskan pula, Damkar Kabupaten Buteng baru dibentuk pada 2017 kemarin, sehingga segala kebutuhan yang berkaitan erat dengan sarana prasarana juga masih terbatas.

Walaupun demikian, Jamuri menginginkan agar segala ilmu yang diperoleh saat mengikuti Diklat dapat diaplikasikan guna menunjang tugas pokok dan fungsi Damkar di lapangan.

“Supaya jangan hanya teori yg kita dapatkan, tapi kita harapkan kita bisa langsung praktek di lapangan sebentar, sehingga ilmu yg diberikan bisa maksimal,” inginnya.

Mewakili Bupati Buteng H Samahuddin SE, Wakil Bupati Buteng Kapten Inf (Purn) La Ntau sempat menyampaikan, orang yang mendapatkan amanah sebagai petugas Pemadam Kebakaran harus memiliki kecintaan akan profesi yang ditekuni.

“Dalam profesi petugas pemadam kebakaran, terkandung misi sosial kemanusiaan untuk menyelamatkan jiwa raga serta harta benda milik masyarakat,” ujarnya.

Seorang petugas Damkar kata Wabup La Ntau, dituntut harus bekerja dalam tim secara profesional, disiplin, tekun dan penuh kesabaran.

“Tugas kita adalah melayani masyarakat Kabupaten Buton Tengah, untuk itu kita harus tetap siaga, kapanpun dan dimana saja bila dibutuhkan maka kita harus turun lapangan,” ujarnya. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This