Pemkab Busel Kucurkan Rp 11 Miliar Danai BPJS Kesehatan Warganya

image_pdfimage_print

Peliput: Amirul

BATAUGA, BP– Bagi sebagian pemerintah daerah pelayanan kesehatan ke masyarakatnya belum sepenuhnya dilakukan dengan memangkas APBDnya untuk mendanai BPJS. Berbeda dengan Pemerintah Buton Selatan (Busel), dalam hal
pelayanan kesehatan bekerjasama dengan pihak BPJS tidak setengah-setengah, kurang lebih Rp 11 miliar dikucurkan dari APBD 2019 untuk mendanai BPJS masyarakatnya.

Plt Dinas Kesehatan La Ode Budiman, mengatakan pelayana BPJS dari 17 kabupaten/kota di Sultra, Buton Selatan sudah 99,6 persen Universal Health Coverege (UHC) dari batas bawah UHC hanya 95 persen, artinya seluruh masyarakat Busel sudah dilayani dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pelayanan jaminan kesehatan secara gratis ditangani APBD Busel sudah dimulai sejak 1 November 2018.

“Sebelumnya Pemerintah pusat melalui APBN sudah menalangi pelayanan kesehatan secara gratis bagi masyarakat Busel tetapi belum mengena seluruhnya maka melalui komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan pelayanan kesehatan disubsidikanlah Rp 11 miliar dengan bekerjasama dengan pihak BPJS,” kata La Ode Budiman saat ditemui di ruangannya belum lama ini.

Budiman menjelaskan, subsidi Rp 11 miliar ke BPJS ini sebagai jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Busel secara gratis ini adalah yang memiliki nomor induk kependudukan di Busel. Pelayanan jaminan kesehatan (kartu BPJS) secara gratis ini bagi masyarakat Busel, dapat digunakan pada pelayanan medis diseluruh Indonesia yang telah bekerjasama dengan BPJS.

“Tahap pelayanan medis bagi pasien, harus terlebih dahulu mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas), jika penyakitnya komprehensif dan tidak dapat ditangani di Puskemas, maka diambil langkah rujukan. Namun jika dapat ditangani di Puskesmas maka cukup di Puskesmas saja,” tuturnya.

Disebutkan, jumlah masyarakat yang mendapatkan BPJS kurang lebih 40 persen atau 40.373 jiwa dari total penduduk Busel kurang lebih 94 ribu jiwa. Sisanya telah ditangani oleh JKN melalui dana APBN.

“Jadi seluruh masyarakat Busel ini mendapat jaminan kesehatan, baik dari dana pusat maupun daerah, dengan anggaran Rp 11 miliar dikucurkan untuk jaminan kesehatan wargnya, ini merupakan sebuah prestasi dan terobosan karena Pemkab Busel memiliki perhatian serius terhadap pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakatnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, program jaminan kesehatan kepada masyarakat Busel secara gratis dengan bekerjasama pihak BPJS diupayakan akan terus berlanjut. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This